Ichiran Ramen, kedai mi khusus pelanggan penyendiri di Jepang

Duniamu.id – Sudah pernah mendengar tentang Ichiran Ramen? Ini adalah jaringan kedai ramen yang sangat populer di Jepang. Belakangan malah sudah merambah Hong Kong dan Amerika Serikat. Sajian andalannya adalah tonkotsu ramen, yaitu mi kuah ala Jepang yang disajikan bersama kaldu tulang babi. Tetapi bukan ramennya yang menjadi keistimewaan Ichiran. Penyajian dan konsep bersantap di sana yang menjadi daya tarik bagi para pelanggan yang menginginkan privasi total saat menyantap makanan.

Di sini, interaksi antar manusia sangat minim. Pelanggan tak perlu mengucapkan sepatah kata pun sejak memasuki pintu kedai hingga selesai bersantap. Para pelayan dan juru masaknya pun tak terlihat dari luar. Suasana kedai ini memang begitu tenang. Tak ada suara pelanggan yang mengobrol. Yang terdengar hanya suara mi yang diseruput serta dentingan sumpit dan mangkuk.

Ichiran Ramen Ichiran Ramen

Begitu masuk ke dalam kedai, pelanggan disabut mesin penjual otomatis. Dengan memasukkan uang dan memencet beberapa tombol, pelanggan bisa memilih menu yang diinginkan. Kemudian kita bisa memilih salah satu bilik yang tersedia. Setelah mendapatkan tiket, kita bisa menuju bilik yang dipesan tadi.

Ichiran Ramen Ichiran Ramen

Tempat makannya berupa bilik-bilik kecil yang dipisahkan oleh panel kayu. Di meja terpampang kartu bertuliskan macam-macam topping ramen yang bisa dipilih. Setelah melingkari salah satunya, tekan tombol dan pelayan akan mengambil kartu. Kita bahkan tak perlu menatap si pelayan. Yang terlihat hanya sepasang tangan menyembul dari balik kerai bambu.

Ichiran Ramen Ichiran Ramen

Beberapa menit kemudian, kerai terbuka lagi dan ramen dengan kuah yang masih mengepul disajikan tanpa banyak kata. Setelah selesai, tempatkan mangkuk di atas bidang persegi panjang untuk meminta mangkuk kedua. Jika sudah selesai, cukup tinggalkan meja dan pelayan akan membersihkan sisanya. Sesederhana itulah makan di Ichiran Ramen.

Ichiran Ramen Ichiran Ramen

Ichiran Ramen Ichiran Ramen

Manabu Yoshitomi, pendiri Ichiran Ramen mendapatkan gagasan untuk mendirikan kedai ramen dengan konsep unik ini saat duduk di bangku SMA. Dilansir Oddity Central, Yoshitomi memperhatikan teman-teman wanitanya selalu makan ramen dengan menutup mulut karena takut mulut mereka yang belepotan kuah terlihat. Rupanya hal ini pula yang membuat para wanita enggan mampir ke kedai ramen. Dari sanalah Yoshitomi kepikiran untuk mendirikan kedai di mana pelanggan bisa menghindari interaksi dengan manusia lain. Yoshitomi percaya suasana yang tenang bisa membuat indera para pelanggan lebih fokus terhadap kualitas ramen yang disajikan.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*