Don't Show Again Yes, I would!

4 Jenis Layanan Bimbingan Konseling dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Apa saja jenis layanan bimbingan konseling di sekolah? Bagaimana peran bimbingan konseling untuk peserta didik? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu pengertian dari bimbingan konseling (BK).

Bimbingan konseling adalah kegiatan seorang ahli yang memberikan bantuan melalui tatap muka, secara individu maupun kelompok dengan tujuan membantu menyelesaikan suatu permasalahan yang sedang dihadapi.

Bimbingan konseling dalam Kurikulum Merdeka memegang peran yang penting, yang berhubungan dengan perkembangan kesejahteraan psikologis siswa.

Oleh karena itu terdapat jenis layanan bimbingan konseling yang ada dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Jenis Layanan Bimbingan Konseling di Sekolah

Berdasarkan Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 dijelaskan bahwa Bimbingan dan Konseling merupakan sebuah upaya sistematis, objektif, logis, dan berkelanjutan serta terprogram yang dilakukan oleh seorang konselor atau guru Bimbingan dan Konseling, dalam rangka memfasilitasi perkembangan peserta didik dalam mencapai kemandirian kehidupannya.

Sehingga peran BK dalam Kurikulum Merdeka memanglah penting karena dapat memberikan bimbingan pada peserta didik, Sehingga merak dapat berkembang dan mampu mengaktualisasikan bakat dan potensi yang dimilikinya secara optimal.

Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, terdapat 4 jenis layanan bimbingan konseling yang berhak didapatkan oleh peserta didik.

Keempat layanan tersebut terdiri dari bidang layanan belajar, bidang layanan pribadi, bidang layanan sosial, dan bidang layanan karir.

Bidang Layanan Pribadi

Jenis layanan ini dapat dilakukan untuk memberikan bantuan pada peserta didik yang mempunyai permasalahan pribadi dan membutuhkan penanganan khusus.

Kegiatan ini dapat dilakukan dengan proses komunikasi antara guru BK dengan peserta didik.

Bidang Layanan Belajar

Tujuan dari layanan bimbingan konseling bidang layanan belajar adalah untuk mengenal potensi diri setiap siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan layanan ini tidak hanya dilakukan oleh guru BK, tetapi juga perlu dilakukan guru mata pelajaran dengan memberikan asesmen pada peserta didik.

Guru pelajaran dapat memberikan asesmen kognitif pada peserta didik, hasil dari asesmen ini digunakan untuk melihat kesiapan belajar peserta didik, dan memetakan kemampuan kognitif serta perencanaan pembelajaran yang akan dilakukan.

Bidang Layanan Sosial

Jenis layanan bimbingan konseling selanjutnya berhubungan dengan kemampuan sosial peserta didik.

Dalam bidang layanan sosial, bertujuan untuk memberi dukungan dan bantuan pada peserta didik untuk dapat memahami lingkungannya, sehingga peserta didik dapat melakukan interaksi sosial yang positif dan terampil.

Harapan dengan kegiatan layanan ini adalah peserta didik dapat menjalin hubungan harmonis dengan lingkungannya.

Selain itu, jenis layanan ini dapat membantu peserta didik beradaptasi, dan menjalin relasi dengan lingkungan sosial, sehingga mereka dapat mengatasi masalah sosial secara mandiri.

Bidang Layanan Karir

Bidang layanan karir dalam bimbingan konseling di sekolah adalah untuk membantu peserta didik mengidentifikasi minat, bakat dan potensinya untuk merencanakan karir masa depan.

Kegiatan ini dapat dilakukan oleh guru BK dengan melakukan asesmen non kognitif. Hal-hal yang direncanakan untuk penentuan karir peserta didik seperti, pendidikan lanjutan, profesi yang dituju, dan passion peserta didik dalam sebuah bidang yang ingin digeluti.

Tujuan dan Fungsi Bimbingan Konseling

Setiap jenis layanan bimbingan konseling memiliki tujuan dan fungsinya masing-masing bagi peserta didik. Namun, secara umum tujuan bimbingan konseling adalah sebagai berikut.

  • Membantu peserta didik dapat mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimilikinya.
  • Membantu peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan sosialnya, baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.
  • Membantu peserta didik mengenali bakat dan minatnya.
  • Membantu peserta didik merencanakan karir yang sesuai dengan bakat, minat dan keterampilan.
  • Membantu peserta didik mengembangkan potensi yang dimilikinya.
  • Membantu peserta didik mandiri dan dapat mengatasi permasalahan serta hambatan yang dihadapinya.

Selain tujuan, bimbingan konseling dalam implementasi Kurikulum Mereka memiliki beberapa fungsi secara umum diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Memberikan layanan bagi peserta didik untuk memahami potensi dan mengoptimalkannya.
  • Peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan sosial dengan baik.
  • Peserta didik dapat mengembangkan dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.
  • Peserta didik dapat menentukan dan merencanakan karir yang akan diambil di masa depan.
  • Meningkatkan prestasi dan keterampilan didik dengan meningkatkan gaya belajar yang sesuai.
  • Membantu menyesuaikan program pendidikan yang sesuai dengan bakat, minat dan latar belakang peserta didik.

Demikian jenis layanan bimbingan konseling yang ada dalam penerapan Kurikulum Merdeka, beserta tujuan dan fungsinya.

 

 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *