Don't Show Again Yes, I would!

6 Jenis Kemampuan Literasi yang Perlu Dikuasai oleh Peserta Didik

Proses pembelajaran memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah supaya peserta didik menguasai kemampuan literasi.

Apa itu kemampuan literasi? Secara sederhana literasi merupakan kemampuan yang berhubungan dengan membaca dan menulis.

Pada penerapan Kurikulum Merdeka terdapat istilah pada parameter penilaian yaitu AKM atau Asesmen Kompetensi Minimum, dimana salah satu kemampuan yang diukur adalah kemampuan literasi peserta didik.

Oleh karena itu, menguasai kemampuan literasi merupakan hal penting yang diperlukan oleh siswa. Terdapat 6 jenis literasi dasar yang perlu diketahui siswa. Untuk mengetahui literasi dasar apa saja yang diperlukan peserta didik, simak ulasan berikut ini.

Mengenal Literasi

Sebelum membahas jenis-jenisnya, tidak ada salahnya kita mengenal lebih dekat apa itu literasi?.

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk dapat mencari informasi dengan cara membaca dan menulis. Namun, literasi secara luas tidak hanya terbatas pada kemampuan menulis dan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan secara visual, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi.

Menurut Elizabeth sulzby, literasi adalah kemampuan seseorang untuk berbahasa atau berkomunikasi yang mencakup kemampuan membaca, menulis, menyimak, berbicara, yang sesuai dengan tujuan tertentu.

Lalu apakah penting kemampuan literasi bagi peserta didik? Adanya kemajuan informasi dan teknologi, sehingga manusia dituntut untuk cepat beradaptasi. Sedangkan kemampuan literasi menjadi penting di tengah-tengah kemajuan teknologi karena seseorang akan dapat berpikir kritis dan cepat mengambil kesimpulan dari informasi yang diterima.

Kemudian kemampuan literasi juga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, sehingga akan mendapatkan informasi dna menyerap data dengan cepat. Literasi juga akan menumbuhkan nilai-nilai budi pekerti.

Jenis-jenis Literasi Dasar

Jenis kemampuan literasi dibedakan menjadi 6 kategori. Kemampuan literasi dasar ini penting untuk diketahui oleh guru maupun peserta didik. Bagi guru dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi siswa. Untuk peserta didik literasi juga penting, karena memberikan berbagai manfaat seperti dapat memahami informasi dari bacaan.

Berikut ini adalah jenis literasi dasar, yang perlu dikuasai oleh peserta didik.

Literasi Baca Tulis

Kemampuan literasi dasar yang pertama adalah baca dan tulis. Kemampuan membaca dan menulis adalah hal dasar yang akan dipelajari oleh peserta didik. Dengan membaca dan menulis maka siswa akan dapat memahami informasi dari sebuah bacaan, menarik kesimpulan serta dapat menyampaikan gagasan dan ide dari bacaan yang ada.

Dengan kemampuan menulis siswa juga dapat menyampaikan ide dan gagasan dalam sebuah tulisan.

Literasi Numerasi

Literasi numerasi merupakan kemampuan untuk memahami, mendefinisikan simbol dan angka yang berkaitan dengan matematika dasar.

Namun, dengan memiliki kemampuan numerasi ini dapat mengembangkan keterampilan dalam memecahkan masalah secara sehari-hari, dengan cara yang praktis.

Kemampuan literasi juga berhubungan dengan cara seseorang memahami, menggunakan, dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Literasi Sains

Literasi sains merupakan kemampuan

Untuk mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, kecakapan ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah, serta kemampuan mengambil kesimpulan dari fakta dan karakteristik sains.

Literasi sains ini berkaitan dengan pemahaman konsep dan proses ilmiah. Siswa diharapkan mampu mengidentifikasi pertanyaan ilmiah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dan menganalisis data serta menyimpulkan hasil penelitian.

Kemampuan jenis ini adalah bagaimana pemahaman siswa tentang metode ilmiah. Sehingga siswa dapat berpikir kritis serta mengevaluasi informasi yang disajikan dalam konteks ilmiah.

Literasi Digital

Jenis kemampuan literasi selanjutnya adalah literasi digital yang berhubungan dengan teknologi. Pada era digitalisasi ini, jenis kemampuan ini sangat dibutuhkan dan perlu dikuasai oleh generasi muda.

Literasi digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi digital secara efektif. Kemampuan ini juga termasuk bagaimana seseorang memanfaatkan dan bertanggung jawab akan teknologi digital.

Penggunaan literasi digital ini termasuk penggunaan perangkat keras seperti komputer dan smartphone. Karena teknologi digital memerlukan pemahaman dan dilakukan secara bijak, taat dan mematuhi hukum yang ada.

Beberapa contoh kemampuan literasi digital antara lain adalah sebagai berikut.

  • Kemampuan mencari informasi di internet.
  • Kemampuan berkomunikasi di media sosial, menggunakan aplikasi pesan dan berbagai informasi secara aman.
  • Kemampuan memahami digital footprint.
  • Kemampuan menggunakan aplikasi dna perangkat komputer, smartphone, serta aplikasi dan program digital lainnya.
  • Kemampuan berinovasi dan berkreasi menciptakan, mengedit dan berbagi konten.

Literasi Finansial

Jenis literasi finansial merupakan kemampuan dan pengetahuan memahami tentang konsep, risiko, keterampilan, dan pemahaman finansial untuk membuat keputusan yang efektif.

Secara umum kemampuan literasi finansial adalah bagaimana seseorang mengelola keuangan pribadi maupun keluarga. Dengan adanya literasi keuangan ini, diharapkan siswa dapat mengatur dan membuat keputusan tentang keuangan dengan bijak dan tepat.

Literasi Budaya dan Kewargaan

Literasi budaya dan kewargaan merupakan kemampuan untuk dapat memahami serta berpartisipasi dalam aspek budaya dan masyarakat. Hal ini terkait tentang nilai-nilai, praktik dan norma budaya serta hak dan kewajiban warga negara.

Beberapa contoh kemampuan literasi budaya dan kewargaan antara lain adalah sebagai berikut.

  • Dapat bersikap menghargai dan memahami budaya serta tradisi orang lain, tidak melakukan diskriminasi pada kelompok budaya tertentu.
  • Dapat memahami sejarah dan pengalaman kelompok budaya yang berbeda.
  • Mengikuti pemilihan umum dan memahami maknanya.
  • Berpartisipasi dalam gerakan-gerakan sosial tanpa memandang perbedaan orang lain. 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *