Don't Show Again Yes, I would!

6 Langkah Model Pembelajaran Discovery Learning : Cocok  Digunakan untuk Kurikulum Merdeka

DUNIAMU.ID – Model pembelajaran menjadi hal yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Kerja sama antara guru dan peserta didik akan menentukan bagaimana jalannya proses belajar mengajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu model pembelajaran discovery learning. 

Mengutip modul yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, model pembelajaran discovery learning yaitu meliputi metode mengajar dengan memadukan cara belajar aktif, berorientasi pada proses, mengarahkan sendiri dan reflektif. Model ini menekankan guru dan peserta didik untuk sama-sama aktif dalam proses belajar mengajar agar dapat mewujudkan pendidikan yang lebih baik. Model ini juga mendorong seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, serta logis.

Model pembelajaran discovery learning dapat dikatakan sebagai model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Hal tersebut dikarenakan pada pembelajarannya menekankan pengalaman langsung yang dilakukan oleh peserta didik dan mengutamakan proses belajar dibandingkan hasil belajar. Model pembelajaran ini juga dapat menjadi hasil perwujudan murni dalam proses pendidikan yang memberikan pengalaman untuk mengubah perilaku serta memaksimalkan potensi yang ada di dalam masing-masing peserta didik.

Model discovery learning juga dapat diterapkan pada salah satu pembelajaran yang ada pada kurikulum  merdeka yaitu projek P5. Projek P5 ini menjadi pembelajaran yang dipusatkan pada peserta didik dan guru hanya berperan sebagai tutor untuk mengarahkan proses pembelajaran serta memantik pengetahuan peserta didik. Berikut ini 6 langkah yang harus ada pada model pembelajaran discovery learning:

1. Stimulasi (Memberikan Rangsangan)

Langkah awal yang harus dilakukan oleh guru yaitu memberikan stimulasi kepada peserta didik berupa pertanyaan pemantik, referensi, atau penjelasan singkat yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah yang akan dilakukan oleh peserta didik. Langkah ini bertujuan agar peserta didik dapat mengeksplorasi bahan ajar yang telah diberikan, pertanyaan pemantik juga dapat memicu rasa ingin tahu peserta didik dan mencari tahu sendiri jawaban dari permasalahan tersebut.

2. Identifikasi Masalah

Langkah kedua yaitu mengidentifikasi masalah, pada langkah ini guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin permasalahan yang relevan kemudian memilih satu rumusan masalah dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memberikan pendapat dan jawaban sementara sebagai hipotesis mengenai bahan ajar yang menjadi topik pembahasan.

3. Pengumpulan Data

Langkah ketiga yaitu pengumpulan data, pada langkah ini guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak mungkin untuk digunakan sebagai bukti benar atau tidaknya hipotesis melalui kegiatan eksplorasi. Pengumpulan informasi dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti membaca buku, mengobservasi objek, eksperimen, dan hal lainnya.

4. Model Pembelajaran Discovery Learning – Pengolahan Data

Langkah keempat yaitu pengolahan data, pada langkah ini guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengumpulkan seluruh informasi yang telah didapatkan baik berupa hasil bacaan, wawancara, observasi, untuk diolah dan diklasifikasikan atau dihitung dengan cara tertentu  kemudian ditafsirkan sesuai dengan referensi yang digunakan.

5. Pembuktian

Langkah yang kelima yaitu pembuktian, pada langkah ini peserta didik diarahkan untuk memverifikasi dan membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang sudah ditentukan sebelumnya dengan hasil pengolahan data. Pada langkah ini, guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan suatu konsep, teori, atau contoh yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

6. Penarikan Kesimpulan

Langkah yang terakhir yaitu penarikan kesimpulan, peserta didik diberikan kesempatan untuk menarik kesimpulan untuk dijadikan jawaban atas persoalan yang dihadapi. Langkah ini tentu saja dibimbing oleh guru serta disetujui oleh setiap kelompok melalui presentasi. Kemudian guru memberikan ulasan materi yang telah dipelajari bersama-sama dengan peserta didik dan memberikan koreksi serta rekomendasi dari proses pembelajaran yang telah dilakukan.

Sekian 6 langkah yang harus ada pada model pembelajaran discovery learning. Semoga apa yang telah dibahas pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat bagi anda yang akan menerapkan model pembelajaran discovery learning. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

 

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *