Don't Show Again Yes, I would!

9 Cara Mengatasi Bullying di Sekolah, Guru Wajib Simak

Bagaimana cara mengatasi bullying di sekolah? Ayo simak ulasan yang akan dibahas dalam artikel ini. Perundungan atau bullying merupakan salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan yang marak terjadi.

Beberapa kali di Indonesia telah terdengar berita tentang kasus bullying yang meresahkan. Lalu bagaimana sebenarnya cara mengatasi dan mencegah perilaku ini. Bahkan bullying kini telah berkembang menjadi cyber bullying, yang dilakukan melalui media sosial. oleh karena itu sebagai guru atau orang tua kita harus dapat melindungi anak-anak kita dari bullying ini.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengatasi bullying di sekolah, langsung saja simak ulasannya dibawah ini.

Apa itu Bullying?

Sebelum kita mempelajari bagaimana cara mengatasi bullying di sekolah, tidak ada salahnya kita mempelajari lebih jauh tentang pengertian perundungan ini.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bullying atau perundungan merupakan tindakan mengganggu, mengusik terus menerus serta menyusahkan.

Bullying merupakan tindakan penindasan yang berupa segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan secara sengaja, oleh beberapa atau satu orang pada orang lain. Perundungan ini bertujuan untuk menyakiti atau merusak secara terus menerus.

Tindakan perundungan biasanya dilakukan oleh sekelompok orang atau satu orang yang memiliki kuasa yang kemudian sengaja mengintimidasi, menyalahgunakan dan menyakiti orang lain secara fisik maupun emosional.

Bullying merupakan tindakan kekerasan yang dapat menyebabkan dampak yang sangat besar dan merugikan pada korban-korbanya. Oleh karena itu tindakan seperti ini harus dicegah dna jangan sampai terjadi apalagi pada lingkungan satuan pendidikan.

Apa Saja Jenis Bullying?

Untuk dapat mengatasi bullying di sekolah, Anda perlu mengerti dahulu beberapa jenis perundingan yang perlu Anda ketahui. Karena tindakan bullying tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik saja, tetapi juga ada perundangan dari berbagai sisi.

Jenis-jenis bullying adalah sebagai berikut:

  • Perundungan verbal, biasanya berupa lelucon atau candaan yang dilontarkan.
  • Perundungan fisik,  adalah bullying yang dilakukan dengan menindas secara fisik seperti pukulan atau hal-hal yang meninggalkan luka di tubuh.
  • Perundungan sosial, bullying yang dilakukan oleh sekelompok orang pada seseorang.
  • Perundungan dunia maya, atau cyber bullying adalah perundingan yang dilakukan di media sosial atau internet, dapat berupa hujatan-hujatan.
  • Perundungan seksual, adalah penindasan secara seksual pada seseorang.

Tips Mengatasi Bullying di Sekolah

Setelah memahami pengertian dan jenis-jenis bullying, berikut ini duniamu.id berikan ulasan tips-tips cara mengatasi bullying di sekolah.

Deteksi tindakan bullying sejak dini

Bibit-bibit bullying biasanya dapat dideteksi dengan gelagat anak-anak, maka dari itu guru harus peka terhadap situasi dan kondisi yang dihadapi peserta didik. Jika Anda menemui gejala perundungan langsung lakukan tindakan tegas, dan berikan edukasi tentang bahaya dan dampak dari tindakan perundungan.

Membuat peraturan tegas

Salah satu cara mengatasi bullying di sekolah adalah dengan menerapkan aturan yang tegas. Pendidikan yang tegas akan menjadi contoh bagi peserta didik lain bahwa tindakan perundungan adalah sesuatu yang serius.

Sehingga sebagai pihak sekolah, harus ada peraturan tegas tentang tindakan bullying, agar peserta didik tidak mengulangi aksi perundungan tersebut.

Mengajari anak untuk membela diri

Cara terbaik yang dapat dilakukan untuk mengatasi bullying di sekolah, adalah memberikan pelajaran pada anak-anak untuk membela dirinya sendiri. Hal ini juga dapat dilakukan oleh orang tua atau wali murid. Ajarkan anak bagaimana caranya bereaksi saat menghadapi pelaku perundungan atau mereka di intimidasi.

Anda harus mengajarkan anak apa-apa saja yang termasuk dalam tindakan bullying, kemudian jika menemui salah satu tindakan tersebut anak harus segera melaporkan pada pihak-pihak tertentu. Ingatkan anak bahwa bullying bukan lah tindakan yang wajar dan perilaku menyimpang.

Ajari anak bergaul dan berteman

Bullying kadang terjadi karena anak tidak dapat bergaul dengan temannya sehingga tidak memiliki teman untuk bercerita atau memilihnya. Dengan dukungan sosial yang kuat maka kemungkinan anak-anak menjadi sasaran dari pelaku bullying juga akan kecil.

Jika anak-anak memiliki dukungan sosial yang kuat seperti teman-teman yang tentu saja teman yang baik dan lingkungan yang sehat, kemungkinan kecil akan menjadi korban bullying.

Berikan dukungan pada korban

Saat ada kasus bullying di sekolah, selalu berikan dukungan pada korban hingga ia tidak merasa trauma. Dukungan dari orang terdekat menjadi hal yang sangat penting bagi korban bully untuk dapat mengembalikan percaya dirinya.

Guru harus menunjukan bahwa sekarang ia sudah aman dan peduli, teman-teman terdekat juga sangat berpengaruh dalam pemulihan dari tindakan perundungan.

Bantu pelaku bullying agar tidak mengulanginya lagi

Selain korban bullying, pelaku juga perlu dibantu agar tidak melakukan tindakan serupa. Guru dalam hal ini dapat menyempatkan waktu berbicara dengan pelaku dan mengajarkannya tentang empati dan kehidupan sosial.

Ajakan mereka bahwa tindakan yang dilakukan adalah salah dan dapat membahayakan orang lain, bahkan dampak untuk pelaku bullying juga ada. Berikan contoh-contoh atau kasus bullying agar mereka dapat sadar bahwa tindakan tersebut salah.

Membentuk komite khusus anti bullying

Jika sudah ada kasus perundungan, salah satu cara mengatasi bullying di sekolah adalah dengan membentuk badan atau komite khusus anti bullying.

Komite ini dapat dibentuk dengan kerjasama guru, wali murid dan siswa bersama-sama mencegah tindakan penindasan.

Ajarkan anak bagaimana cara menanggapi bullying

Mengatasi bullying di sekolah dapat dilakukan oleh guru dengan mengajarkan peserta didik cara dan tindakan yang harus dilakukan  jika menemui tindakan ini.

Guru dapat mengajarkan peserta didik untuk melakukan tahapan-tahapan pengaduan atau hal yang harus dilakukan jika menemui kegiatan bullying.

Misal guru menyediakan nomor untuk menghubungi jika menemukan atau mendapatkan tindakan perundungan.

Melakukan kampanye anti bullying

Kampanye anti bullying dapat dilakukan dengan cara membuat poster atau komunitas yang bertujuan untuk menyampaikan pesan bullying.

Pihak sekolah juga dapat bekerjasama dengan pihak seperti kepolisian untuk memberikan pengertian akan bahaya tindakan bullying ini.

Itulah cara-cara mengatasi bullying di sekolah yang dapat guru lakukan jika menemui tindakan perundangan.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *