Barcelona Oh Barcelona

Madrid

Kekalahan 0-1 di markas Atletico Madrid menciptakan sebuah catatan buruk bagi Barcelona. Laju Barcelona ini adalah yang terjelek sejak 1992.

Melakoni lanjutan LaLiga, Barcelona tumbang di Wanda Metropolitano, Minggu (22/11/2020) dinihari WIB. Kemenangan Atletico ditentukan oleh gol tunggal Yannick Carrasco pada beberapa saat sebelum turun minum.

Gol tersebut tercipta karena kesalahan Barcelona sendiri. Gerard Pique gagal mengamankan umpan panjang sehingga bola dikuasai Angel Correa, yang kemudian mengoper kepada Carrasco di depan. Marc-Andre ter Stegen buru-buru keluar jauh dari sarangnya dengan maksud menyapu bola, namun gagal.

Alhasil, Carrasco dengan mudah melakukan tembakan dari luar kotak penalti ke gawang Barcelona yang kosong.

Dengan hasil ini Barcelona sudah tiga kali kalah dalam enam pertandingan terakhir LaLiga dengan sekali kemenangan saja. Blaugrana baru mengumpulkan 11 poin dalam delapan pertandingan, yang menjadi perolehan terburuk mereka di periode yang sama sejak musim 1991/92 saat menjadi juara liga.

Barcelona kini terpuruk di posisi 10 klasemen sementara Liga Spanyol. Lionel Messi cs tertinggal sembilan poin dari Atletico Madrid di posisi kedua dan enam poin dari juara bertahan Real Madrid di peringkat keempat, yang sudah memainkan sembilan pertandingan.

Atletico Madrid akhirnya mengalahkan Barcelona lagi setelah 10 tahun di kompetisi ini. Kemenangan terakhir Los Rojiblancos terjadi pada Februari 2010 dengan skor 2-1 di Vicente Calderon.

“Tim ini sedang bermain dengan sangat baik sekarang. Saya sudah mengatakan ini selama beberapa waktu dan hal itu memberi kami kepercayaan diri untuk terus bekerja keras. Ketika ada hubungan di antara ide-ide dan pekerjaan di tempat latihan dan eksekusi di atas lapangan, maka itu hebat,” kata pelatih Atletico Diego Simeone usai kemenangan atas Barcelona.

(rin/rin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *