Don't Show Again Yes, I would!

Apa Itu Burnout? Ayo Kenali Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Burnout merupakan ungkapan yang banyak digunakan oleh seseorang yang merasa stress saat bekerja atau belajar. Keadaan ini dapat diatasi dengan mengenal ciri-cirinya.

Terdapat beberapa hal yang menandakan kamu sedang burnout mungkin kamu juga tidak menyadarinya, namun jika dibiarkan keadaan tersebut dapat menghambat kesehatan khususnya saat belajar.

Lalui apa saja ciri-ciri dan bagaimana cara mengatasi burnout, simak ulasanya dibawah ini.

Pengertian burnout

Sebelum mengenal ciri-cirinya, tidak ada salahnya memahami apa itu burnout.

Burnout adalah kondisi yang disebabkan oleh kelelahan karena merasa kewalahan terus menerus. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh stress secara emosional, fisik maupun mental yang berlebihan dan dirasakan terus menerus oleh seseorang. Oleh karena itu, banyak istilah ini digunakan oleh seseorang yang sedang dalam tekanan pekerjaan.

Saat kamu merasa burnout maka kamu akan merasa lelah dan tidak berdaya sehingga merasa berat melakukan segala hal. Keadaan ini juga dapat berbahaya jika dibiarkan karena seseorang akan yang merasa tertekan terus menerus akan mengalami putus asa dan tidak dapat melakukan pekerjaan sehari-hari dengan benar.

Keadaan ini juga dapat dialami seseorang yang merasa kewalahan dan tidak mampu memenuhi tugasnya. Hal ini akan mengurangi produktivias serta membuat orang yang mengalami merasa kehabisan energi secara terus menenerus.

Ciri-ciri Burnout

Bagaimana kamu bisa tahu saat mengalami keadaan burnout? Biasanya orang yang mengalami akan merasa lelah sepanjang waktu, sulit menyelesaikan tugas sehari=hari, mudah emosional, dan kehilangan semangat.

Beberapa hal berikut ini merupakan tanda-tanda kamu mengalami burnout.

Sakit kepala yang parah

Saat seseorang mengalami burnout maka ia akan merasa lelah sepanjang waktu yang dapat disertai dengan sakit kepala hebat yang tidak kunjung hilang. Burnout terjadi saat seseorang merasa kelelahan secara mental, dimana kelelahan mental dapat mempengaruhi kondisi tubuh secara fisik, salah satunya adalah menderita sakit kepala.

Perasaan lelah sepanjang waktu

Kamu akan merasa lelah sepanjang waktu naik secara fisik maupun emosional. Rasa Lelah tersebut akan sulit menghilang sehingga kamu akan merasa kehilangan tenaga terus menerus. Kelelahan yang berkepanjangan ini juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik seperti rasa nyeri, masalah perut dan usus.

Semakin emosional

Keadaan burnout dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang baik secara individu, pekerjaan maupun sosial. saat kamu merasa lelah dan putus asa maka secara emosional kamu akan merasa lebih sensitif. Hal tersebut membuat kamu merasa lebih emosional yang dapat ditunjukkan dengan sikap seperti sepat marah, hilang kesabaran, serta memandang segala hal dari segi negatif.

Putus asa dan merasa tidak berguna

Perasaan putus asa dan merasa tidak berguna dapat melanda saat kamu mengalami burnout. Hal ini juga dapat menggirings eseornag pada keadaan depresi jika tidak diatasi dengan tepat.

Enggan bersosialisasi

Saat kamu merasa tertekan dan putus asa, maka kamu akan mulai meragukan dirimu sendiri dan mulai menarik diri dari lingkungan sosial. karena perasaan-perasaan yang memunculkan tersebut maka saat burnout seseorang akan enggan bersosialisasi dan menarik dirinya.

Membenci pekerjaan

Efek samping dari burnout kamu akan merasa pekerjaan yang dilakukan tidak benar, yang dapat membawa seseorang membenci keadaannya atau membenahi pekerjaannya. Karena merasa lelah dan tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik maka seseorang akan mulai membenci pekerjaannya.

Mudah sakit

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa keadaan mental dan emosional seseorang dapat menimbulkan adanya penyakit di tubuh. Jika tidak diatasi dengan benar dan terjadi secara terus menerus maka burnout akan membuat sistem imun tubuh menurun , kondisi ii akan membuat kamu mudah sakit.

Tips Mengatasi Burnout

Saat kamu mengalami tanda-tanda di atas maka jangan segan untuk menemui dokter untuk berkonsultasi, atau mencari alternatif dan pengobatan lainnya.

Menerapkan pola hidup sehat

Pola hidup sehat seperti makan makanan bergizi, olahraga, istirahat yang cukup dapat menjadi salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi burnout.

Jaga keseimbangan hidup

Work life balance adalah keseimbangan hidup antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kamu harus dapat membagi waktu untuk bekerja dan beristirahat serta bersatu dengan baik. jika memang merasa tertekan maka tidak ada salahnya mengambil cuti sesekali.

Bercerita pada orang terdekat

Saat burnout maka kamu dapat menceritakan masalahmu pada orang terdekat dan meminta bantuan orang lain. Karena saat mengalami burnout rasanya semua akan terlihat negatif sehingga kamu pasti memerlukan bantuan orang lain yang berpikir logis.

Tidur yang cukup

Orang dewasa memerlukan tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam. Kurang tidur akan membuat kamu semakin merasa lelah, mood jelek dan lemas saat siang.

Rutin olahraga

Menghilangkan burnout dapat dilakukan dengan melakukan berbagai aktivitas fisik seperti olahraga secara rutin. Semakin banyak aktivitas fisik akan membuat meningkatkan kadar endorfin dan serotonin dalam tubuh yang meningkatkan kondisi mental.

Berlatih mindfulness

Mindfulness adalah menghilangkan pikiran negatif yang ada dan melakukan kegiatan yang dapat mengatur pemikiran. Berlatih mindfulness seperti melakukan yoga, meditasi, latihan pernapasan, membuat jurnal harian dan lain sebagainya.

 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *