Don't Show Again Yes, I would!

Apa Itu Ekosistem? Ayo Simak Pengertian Beserta Komponen-komponennya

Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri, sehingga membutuhkan interaksi dengan komponen lainnya. Begitu juga dengan makhluk hidup yang membutuhkan interaksi dengan makhluk hidup lainnya, lingkungan dan lain-lain untuk mempertahankan hidupnya. Sehingga dalam interaksi tersebut terciptalah ekosistem.

ekosistem tersusun dari berbagai komponen baik komponen hidup maupun tak hidup. Dalam artikel kali ini akan diberi penjelasan mengenai pengertian dan komponen ekosistem.

Pengertian ekosistem

Apa itu ekosistem? Ekosistem dapat diartikan sebagai suatu sistem ekologi yang terbentuk dari adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.

Sehingga ekosistem dapat juga diartikan sebagai sebuah tatanan kesatuan yang utuh antara komponen lingkungan hidup dan saling mempengaruhi.

Kemudian menurut Campbell ekosistem terjadi karena adanya interaksi pada organisme yang hidup dengan lingkungan tak hidup yang terjadi dalam suatu komunitas.

Menurut Woodbury ekosistem adalah tatanan kesatuan yang kompleks pada suatu habitat. Dimana keadaan tersebut merupakan unit kesatuan yang utuh sehingga seluruhnya bisa menjadi rantai siklus materi atau ada aliran energinya.

Menurut Resosoedarmo ekosistem adalah satuan fungsional dasar dalam ekologi dimana didalamnya mencakup organisme dan komponen abiotik yang saling mempengaruhi. Ukuranya juga beraneka ragam da tergantung dengan tingkat organisasinya.

Komponen ekosistem

Dalam suatu ekosistem terdapat komponen yang mempengaruhi dan berperan didalamnya. Komponen ekosistem ada komponen biotik dan komponen abiotik.

Apa saja yang termasuk komponen biotik? Apa saja yang masuk dalam jenis komponen abiotik?.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai komponen biotik dan abiotik simak ulasannya dibawah ini.

Komponen biotik

Komponen biotik dalam ekosistem adalah komponen yang terdiri dari makhluk hidup. Komponen tersebut terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan, atau makhluk hidup yang masih hidup.

Komponen biotik ekosistem merupakan makhluk hidup dari tingkat taksonomi yang paling rendah hingga paling tinggi.

Dalam komponen biotik terdapat organisme yang saling berhubungan dan memiliki peran masing-masing dalam ekosistem.

Setiap jenis komponen biotik memiliki cara hidupnya masing-masing, dan memiliki ciri-ciri serta karakteristik nya sendiri.

Hubungan dalam komponen biotik misalnya adalah saat kupu-kupu menghisap nektar dari buku, dimana merak saling berhubungan yakni kupu-kupu membutuhkan nektar dan bunga memanfaatkan kupu-kupu untuk membantu penyerbukan.

Hubungan komponen biotik ini kemudian membuat sebuah jaring-jaring dimana terjadi aliran energi. Nah, jenis komponen biotik yang berada di dalamnya antara lain adalah sebagai berikut.

  • Produsen

Produsen merupakan komponen organisme dalam suatu ekosistem yang memiliki ciri khusus yaitu dapat membuat makanannya sendiri, contohnya adalah tumbuhan.

  • Konsumen

Konsumen dalam ekosistem rantai makanan adalah organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan memutihkan peran produsen. Konsumen Sendiri dibedakan menjadi kelompok karnivora, herbivora dan omnivora.

  • Pengurai

Komponen biotik selanjutnya adalah pengurai atau dekomposer organisme ini memiliki kemampuan untuk menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati.

Zat yang telah diambil oleh produsen dan konsumen akan dikembalikan lagi oleh pengurai ini, sehingga produsen dapat membuat makanan lagi. Organisme pengurai misalnya adalah jamur dan bakteri.

Selain jenis-jenis tersebut komponen biotik dalam ekosistem juga dapat dikelompokkan menjadi individu, populasi dan komunitas. Individu adalah suatu organisme dalam ekosistem. Populasi adalah individu-individu sejenis yang berada di tempat dan waktu tertentu. Komunitas adalah kelompok organisme berbeda jenis yang tinggal dalam suatu tempat.

Komponen abiotik

Komponen abiotik dalam ekosistem adalah semua hal yang bukan makhluk hidup. Komponen abiotik adalah komponen dan hal yang bukan termasuk makhluk hidup dan mempengaruhi kelangsungan hidup makhluk hidup lain.

Suatu makhluk hidup dan berkembang dipengaruhi juga dengan kondisi lingkungannya, nah hal inilah yang menjadikan adanya sebuah hubungan antara komponen biotik dan abiotik.

Misal tumbuhan tidak dapat hidup tanpa adanya sinar matahari dan air. Tumbuhan sebagai komponen biotik dan sinar matahari dan air menjadi komponen abiotik. Dimana saling berhubungan dan membentuk ekosistem.

Jenis komponen abiotik antara kaya dalam suhu, cahaya, udara, air, tanah, tekanan udara dan lain sebagainya.

  • Suhu

Dalam suatu ekosistem suhu dapat berperan dalam mempengaruhi proses biologis makhluk hidup. Misalnya saja kemampuan organisme dalam mengatur suhu tubuhnya dengan tepat.

  • Cahaya matahari

Matahari sebagai sumber daya alam terbesar di bumi ini sangat berpengaruh pada kehidupan makhluk hidup dan organisme lain. Sinar matahari dalam ekosistem adalah sumber energi bagi seluruh makhluk hidup.

Hubungan yang terjalin misalnya tumbuhan membutuhkan sinar matahari untuk dapat berfotosintesis. Sedangkan manusia dan hewan membutuhkan sinar matahari untuk memperoleh kehangatan dan proses metabolisme serta manusia menggunakan sinar matahari untuk mendukung kehidupan sehari-hari.

Selain itu, cahaya matahari juga membuat temperatur udara menjadi lebih stabil sehingga bumi dapat terjaga iklimnya.

  • Udara

Udara berupa oksigen dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas. Sedangkan tumbuhan membutuhkan karbon dioksida untuk melakukan proses fotosintesis. Dalam hal ini udara sebagai komponen abiotik juga menjalin hubungan dengan komponen biotik ekosistem.

  • Air

Sebagai suatu komponen penting dalam ekosistem air sangatlah penting bagi makhluk hidup. Manusia, hewan dan tumbuhan membutuhkan air untuk metabolisme tubuh. Selain itu, air juga dijadikan habitat beberapa hewan dan tumbuhan.

  • Tanah

Tanah sebagai tempat berpijak menjadi sumber daya yang juga sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Tumbuhan memerlukan tanah untuk bertumbuh dan memperoleh nutrisi untuk berkembang.

  • Derajat keasaman atau pH

pH adalah derajat keasaman yang menunjukan kondisi tanah basa atau asam. pH sangat berpengaruh pada ekosistem. Misalnya tanah dengan pH stabil dan cocok akan membuat tanaman lebih subur dan bekembang lebih baik.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *