Don't Show Again Yes, I would!

Gaya Belajar Kinestetik: Pengertian, Ciri-ciri dan Metode

Bagaimana metode yang tepat diterapkan pada anak dengan gaya belajar kinestetik ?.

Tahukah Bapak/Ibu bawa setiap anak memiliki gaya belajar masing-masing. Gaya belajar adalah cara atau metode belajar anak yang paling nyaman dan cepat untuk menyerap informasi. Salah satu gaya belajar adalah gaya belajar kinestetik.

Untuk dapat menerapkan metode belajar yang tepat pada anak pemilik gaya belajar ini maka, Bapak/Ibu perlu memahami lebih dekat tentang gaya belajar kinestetik ini.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut pengertian, ciri-ciri dan metode pada gaya belajar kinestetik, simakal penjelasanya sebagai berikut.

Pengertian gaya belajar kinestetik

Gaya belajar kinestetik adalah cara atau metode belajar yang banyak melibatkan gerakan. Anak dengan gaya belajar kinestetik adalah mereka yang dalam proses pembelajaran mengandalkan sentuhan, dan gerakan untuk dapat menerima informasi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa gaya belajar kinestetik adalah metode belajar yang dibantu dengan adanya aktivitas fisik. anak dengan tipe gaya belajar ini akan lebih efektif menyerap informasi dengan melakukan atau merasakan gerakan.

Anak dengan gaya belajar ini akan memproses informasi lewat fisik seperti gerakan tangan, ekspresi, atau berupa gerakan tubuh.

Dengan proses pembelajaran yang tepat makan anak dengan gaya belajar kinestetik akan lebih mudah mengingat informasi dna memprosesnya untuk kemudian langsung dipraktekkan.

Pemilik tipe gaya belajar ini akan menyimpan informasi tidak hanya didengarkan atau dilihat saja, tetapi juga akan segera dipraktekkan.

Ciri-ciri pemilik gaya belajar kinestetik

Peran Dan Fungsi Kurikulum Dalam Pendidikan

Bagaimana kita tahu bahwa seseorang memiliki gaya belajar kinestetik ? Bapak/Ibu dapat melihat dari keseharian anak dalam belajar atau dari kebiasaan-kebiasaannya. Dimana hal tersebut jika diperhatikan akan muncul ciri khas tertentu.

Untuk lebih mengenali ciri-ciri pada anak dengan gaya belajar kinestetik, kami telah kumpulkan kesimpulan mengenai ciri-ciri pemilik gaya belajar kinestetik berikut ini.

  • Lebih memahami dengan belajar melalui pengalaman langsung
  • Kesulitan untuk berdiam diri
  • Suka menyentuh segala sesuatu
  • Menyukai kegiatan yang bergerak, lebih memilih menunjukkan daripada menjelaskan
  • Menyukai eksperimen dan menguji sesuatu
  • Suka mencoba hal yang baru
  • Mudah bosan saat berada di kelas
  • Menyukai kegiatan belajar diluar kelas
  • Biasanya memberikan isyarat saat bicara, atau sata bicara disertai gerakan
  • Suka memainkan benda di sekitarnya
  • Menggunakan sebuah objek nyata untuk belajar
  • Memiliki koordinasi tubuh yang baik

Itu dia beberapa ciri yang dapat dilihat dan diamati untuk menunjukkan bahwa anak memiliki gaya belajar kinestetik.

Metode yang mendukung gaya belajar kinestetik

Banyak melakukan praktis dan eksperimen

Salah satu ciri khas pemilik gaya belajar kinestetik adalah mereka lebih suka belajar dari pengalaman. Jari strategi ba;ajr dengan praktik seperti eksperimen akan mempermudah mereka untuk lebih memahami suatu informasi.

Belajar di luar ruangan

Karena sifat pembelajar kinestetik yang suka menjelajah dan pengalaman, maka memanfaatkan waktu belajar di luar ruangan menjadi salah satu metode belajar yang dapat diterapkan.

Dengan belajar di luar ruangan maka anak akan mendapat pengalaman baru, serat melatih stimulasi multi sensori. Seorang anak dengan gaya belajar kinestetik akan mudah bosan dengan dalam pembelajaran konvensional. Untuk mengenali hal tersebut dapat dilakukan dengan sesi belajar diluar ruangan.

Belajar sambil bermain

Belajar sambil bermain menjadi salah satu metode kreatif yang dapat diterapkan. Apalagi pada pemilik gaya belajar kinestetik, yang sangat menyukai aktivitas fisik.

Dengan permainan anak-anak akan bergerak dan melakukan aktivitas fisik, tetapi mereka juga akan belajar memahami sesuatu.

Melakukan aktivitas fisik secara teratur

Anak dengan gaya belajar kinestetik akan sangat menyukai aktivitas fisik, bahkan jika mereka tidak banyak melakukan aktivitas fisik justru akan menghambat untuk dalam proses belajar.

Oleh karena itulah, melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat digunakan juga penyaluran energi anak yang positif.

Menggunakan benda-benda untuk belajar

Anak dengan gaya belajar kinestetik sangat suka menyentuh benda-benda disekitarnya. Jika tidak memungkinkan melakukan ekperimen , memberikan objek atau benda sebagai bahan komponen praktis menjadi salah satu cara alternatif yang dapat diterapkan.

Beberapa benda seperti globe, peta, balok, atau teka-teki menjadi beberapa alat yang dapat digunakan dapat disesuaikan dengan informasi yang ingin disampaikan.

Memberikan jeda untuk bergerak

Salah satu kekurangan pemilik gaya belajar kinestetik adalah mereka akan kesulitan belajar dalam kondisi yang diam. Namun tentu saja tidak semua kelas dapat memfasilitasi anak sesuai dengan gaya belajarnya.

Untuk itu salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah memanfaatkan waktu jeda atau istirahat untuk bergerak bebas. Misal belajar selama 30 menit kemudian 5 menit jeda untuk bergerak. Latihan tersebut akan membantu anak untuk tetap fokus saat belajar.

Tidak memaksa anak untuk menyerap semua informasi pada buku catatan atau teori

Meskipun dipaksa untuk memahami semua teori anak dengan gaya belajar kinestetik akan kesulitan, dan justru akan membuat mereka enggan belajar. Sehingga, jangan paksa mereka untuk mengetahui semua teori hanya dengan membaca atau mendengarkan saja.

Membuat kelompok belajar atau belajar bersama dengan teman

Dengan adanya interaksi, maka akan ada gerakan atau aktivitas fisik, hal tersebut akan membantu anak dengan tipe belajar kinestetik lebih dapat memahami suatu informasi.

Dengan memanfaatkan kelompok belajar bersama teman, maka akan interaksi dna simulasi seperti tanya jawab yang dapat membantu proses anak belajar.

Kesimpulan

Demikian pengertian, ciri-ciri dan metode belajar yang tepat untuk pemilik gaya belajar kinestetik. Bahwa gaya belajar kinestetik adalah metode belajar yang memanfaatkan gerakan atau aktivitas fisik. pemilik gaya belajar ini memiliki karakteristik seperti lebih suka belajar di luar kelas, suka bereksperimen, mudah bosan dan lain sebagainya. Sedangkan untuk metode belajar yang dapat diterapkan adalah seperti banyak belajar di luar ruangan, melakukan eksperimen dna praktek, banyak melakukan aktivitas fisik dan lain sebagainya.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *