Don't Show Again Yes, I would!

Jenis Majas, Pengertian dan Contohnya

Bicara mengenai majas, ternyata banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari lho. Terdapat berbagai jenis majas yang dapat digunakan dalam karya tulis maupun berkomunikasi sehari-hari.

Daun-daun seakan menari di bawah cahaya rembulan

Pernyataan diatas merupakan salah satu jenis majas personifikasi. Penerapan majas tersebut banyak digunakan dalam karya tulis seperti puisi atau pantun bahkan lirik lagu.

Untuk mengetahui jenis-jenis majas lainnya beserta pengertian dan contohnya simak ulasan berikut ini.

Pengertian Majas

Sebelum mempelajari jenis-jenis majas tidak ada salahnya kita mengenal lebih dekat pengertiannya.

Majas adalah suatu gaya bahasa yang digunakan untuk membangun suasana dalam sebuah kalimat supaya terlihat lebih hidup. Majas digunakan dalam sastra untuk menyampaikan makna dan perasaan melalui penggunaan bahasa yang imajinatif, indah, kreatif dan berupa kiasan.

Penggunaan majas yang menggunakan kiasan akan membuat sebuah kalimat lebih hidup, sehingga pembaca atau pendengar dapat merasakan emosi yang ingin diungkapkan.

Menurut Nurgiyantoro majas adalah gaya bahasa yang mempunyai caranya sendiri dalam mengaplikasikannya.

Kemudian menurut Ratna (2009) majas mempunyai tujuan untuk menciptakan sebuah aspek keindahan dalam karya sastra.

Sedangkan menurut Keraf, majas adalah usaha dari sesera yang mewakili pikiran dengan menggunakan bahasa yang khas.

Jenis-jenis Majas

Jenis majas dibedakan menjadi beberapa macam, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Majas Perbandingan

Jenis majas perbandingan merupakan gaya bahasa yang berciri khas membandingkan antara satu objek dengan objek lainnya. Majas ini bisanya menyandingkan sesuatu memiliki sifat yang sama dan dapat menggantikan lainnya.

Terdapat beberapa jenis majas perbandingan yaitu sebagai berikut.

Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membandingkan manusia dengan benda mati. Kalimat yang digunakan seolah-olah bahwa benda mati memiliki sikap dan sifat layaknya manusia.

Contoh:

  • Angin pagi itu telah berbisik di telingaku, mengabarkan berita duka.
  • Ketika matahari tersenyum di langit.
  • Mawar yang tersenyum indah di balik pintu.
  • Ombak gemuruh yang marah itu manyapu pantai.
  • Bulir-bulir padi merunduk dan mengucapkan selamat pagi.
  • Langit biru yang menatapku.

Majas Metafora

Majas jenis ini adalah gaya bahasa yang menyamakan dua hal yang tidak sama secara harfiah. Majas ini biasanya kita temukan dalam puisi, dan prosa digunakan untuk menambah dan memberikan daya tarik pada sebuah makna.

Contoh:

  • Dito adalah anak emas keluarganya.
  • Si jago merah melahap rumah warga.
  • Demi memenuhi kebutuhan ia rela membanting tulang pagi hingga malam.
  • Tikus kantor adalah musuh masyarakat.

 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *