Don't Show Again Yes, I would!

Klasifikasi Hewan Invertebrata: Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya

Berdasarkan ada dan tidaknya tulang belakang hewan dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu vertebrata dan invertebrata. Kali ini kita akan membahas tentang klasifikasi hewan invertebrata.

Klasifikasi hewan invertebrata dilakukan untuk memudahkan kita mengenali jenis dan karakteristik suatu jenis hewan. Setiap jenis hewan memiliki ciri dan karakteristiknya sendiri, begitu pula pada hewan invertebrata.

Namun, sebelum menuju ke klasifikasi hewan invertebrata, apakah sobat duniamu.id sudah memahami apa itu invertebrata dan ciri-ciri umumnya? Jika belum maka ayo simak materi berikut ini.

Pengertian Hewan Invertebrata

Sebelum mempelajari klasifikasi hewan invertebrata, tidak ada salahnya kita mengenal terlebih dahulu tentang pengertiannya.

Vertebrata dalam bahasa latin mengandung arti sendi tulang belakang sedangkan in berarti tidak atau tanpa, jadi yang dimaksud hewan invertebrata adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang.

Jenis hewan invertebrata menempati hampir seluruh habitat di dunia bahkan di lingkungan yang ekstrem.

Kelompok hewan ini memiliki cara beradaptasi dan berkembang biak yang sangat bervariasi.

Ciri-ciri Umum Hewan Invertebrata

Dalam klasifikasi hewan invertebrata memang masing-masing jenis memiliki yang berbeda, namun ada juga ciri umum yang dapat dibedakan antara hewan bertulang belakang dan tidak memiliki tulang belakang.

Berikut ini adalah ciri umum yang dimiliki oleh hewan invertebrata.

  • Tidak memiliki tulang belakang
  • Mempunyai sistem peredaran darah terbuka
  • Berkembangbiak secara generatif maupun vegetatif
  • Alat ekskresi masih belum sempurna dan tingkat rendah
  • Animali invertebrata tidak mempunyai tulang endoskeleton keras karena sistem tulang yang belum kompleks
  • Beberapa hewan invertebrata cenderung mempunyai ukuran tubuh yang kecil dan lambat
  • Tubuh hewan invertebrata dibagi menjadi kepala, dada dan perut
  • Kebanyakan bernafas dengan kulit
  • Umumnya mempunyai kerangka tubuh diluar
  • Sistem saraf masih sederhana, beberapa hewan belum memiliki saraf pusat

Klasifikasi Hewan Invertebrata

Berikut ini adalah klasifikasi hewan invertebrata yang didasarkan pada filumnya.

Porifera

Klasifikasi  hewan invertebrata pertama adalah porifera. Hewan ini memiliki ciri yang khas yaitu seluruh tubuhnya berpori-pori, sehingga disebut dengan hewan berpori.

Tubuh hewan Porifera menyerupai spons, dimana rangkanya terbuat dari zat tanduk dan tubuhnya kebanyakan tidak beraturan atau asimetri.

Ciri lain dari hewan invertebrata ini adalah memiliki sel yang banyak atau hewan multiseluler, hewan ini tidak memiliki kepala dan mempunyai jaringan yang primitif serta organ yang tidak sempurna.

Tubuh porifera seperti tabung yang mempunyai banyak lubang kecil pada sisinya, habitatnya secara umum adalah di air laut dan dapat berpindah tempat secara bebas. Porifera berkembangbiak dengan generatif danvegetatif. Perkembanbiakan tidak kawin dilakukan dengan cara tunas.

Contoh hewan yang termasuk dalam filum ini adalah terumbu karang, spongia SP pnerorepa SP.

Coelenterata

Coelenterata yang artinya adalah hewan berongga, seperti namanya hewan ini tubuhnya memiliki rongga yang berbentuk seperti polip dan ada yang berbentuk seperti medusa.

Rongga pada tubuh hewan jenis Coelenterata akan digunakan untuk pencernaan makanan. Hewan ini termasuk hewan multiseluler dengan tubuh radial simetris.

Tubuhnya dikelilingi dengan tentakel di sekitar tubuh coelenterata, jika ada mangsa maka tentakel tersebut digunakan untuk menangkap mangsa.

Habitatnya biasa di air tawar, air laut atau solid melekat pada dasar perairan dan berkoloni, merupakan hewan karnivora, dan belum memiliki sistem organ serta otak, tetapi terdapat impuls saraf yang digunakan untuk mendeteksi sinyal di lingkunganya.

Contoh dari hewan ini adalah ubur-ubur, anemon, hydra dan obelia.

Platyhelminthes

Klasifikasi hewan invertebrata selanjutnya adalah dari Filum Platyhelminthes yang memiliki nama lain nama cacing pipih, atau hewan bentuk tubuhnya pipih.

Tubuh Platyhelminthes pipih dan tidak berbuku-buku. Mereka juga mempunyai sistem pencernaan gastrovaskuler, dan sistem transportasi difusi melalui seluruh permukaan tubuhnya.

Ciri dari hewan invertebrata ini antara lain tubuhnya simetris bilateral, pipih dan lunak, memiliki alat ekskresinya berupa flame cell dan mempua mata. Hewan ini bersifat hermafrodit dan tidak mempunyai sistem alat respirasi.

Platyhelminthes memiliki sistem saraf ganglion dan biasanya hidup bebas di air tawar atau tempat yang lembab.

Contoh yang tergolong jenis hewan ini adalah Cestoda atau cacing pita yang hidup di tubuh sapi, Trematoda atau cacing pipih yang hidup di hati kambing, dan Turbellaria atau cacing Planaria sp.

Nematoda

Nematoda atau disebut dengan cacing silindris atau cacing gilig, merupakan klasifikasi hewan invertebrata yang mempunyai ciri khas yaitu tubuh dari hewan ini tidak mempunyai segmen, berbentuk gilig atau bulat panjang.

Kebanyakan habitatnya di daerah tanah yang basah atau jaringan pada hewan lain dan manusia.

Mereka mempunyai sistem pencernaan yang sempurna karena sudah ada anus dan mulut. Sedangkan sistem reproduksinya melalui seksual dengan menghasilkan zigot.

Contoh dari hewan ini adalah cacing kremi, cacing tambang, cacing filarial, cacing gelang dan lain sebagianya.

Annelida

Jenis Annelida merupakan filum dalam klasifikasi hewan invertebrata yang tubuhnya mempunyai rongga sejati dan segmen, biasa disebut dengan cacing bulat panjang yang beruas-ruas.

Bentuk tubuh annelida adalah gilig bersegmen, dimana setiap segmennya terdiri dari alat engeluaran, reproduksi dan saraf. Mempunyai sistem sirkulasi terbuka, dan sistem saraf tangga tali.

Contoh hewan yang termasuk Annelida adalah cacing tanah, lintah dan cacing palolo.

Mollusca

Hewan invertebrata selanjutnya berasal dari filum Mollusca atau dikenal dengan hewan bertubuh lunak.

Hewan ini terdapat dimana-mana sehingga disebut dengan hewan bersifat kosmopolit dan sebagian besar mempunyai cangkang untuk melindungi tubuhnya.

Ciri dari hewan ini adalah sudah memiliki sistem pencernaan, peredaran darah, respirasi, ekskresi, reproduksi dan sistem saraf.

Contoh hewan ini yaitu siput,gurita, cumi-cumi dan kerang.

Echinodermata

Echinodermata memiliki ciri fisik yang khas, hewan ini mempunyai duri di seluruh tubuhnya dan kebanyakan habitatnya di laut.

Hewan ini sudah memiliki sistem pencernaan yang sempurna dan tubuhnya simetri radial, sistem geraknya menggunakan kaki ambulakral dna bernafa dengan insang.

Contoh hewan ini adalah lili laut, teripang, bulu babi.

Antropoda

Arthropoda atau hewan berbuku-buku, yang tubuhnya dilapisi dengan epikutikula dari zat kitin. Hewan ini tubuhnya memiliki segmen. Secara umum terdiri dari kepala, dada, dan perut serta sistem peredaran darah yang terbuka.

Sedangkan pernafasannya bermacam-macam ada yang trakea, insang, paru-paru buku dan difusi ke seluruh tubuh.

Contoh hewan yang tergolong Arthropoda adalah laba-laba, kepiting, lipan, kaki seribu, dan kalajengking. 

Demikian tentang klasifikasi hewan invertebrata.

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *