Don't Show Again Yes, I would!

Klasifikasi Hewan Mamalia: Ciri-ciri dan Jenisnya

Tahukah kamu klasifikasi hewan mamalia itu apa saja? Hewan mamalia sepertinya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat luas.

Jenis hewan mamalia banyak ditemukan di sekitar lingkungan manusia, sebagian besar bumi juga dihuni oleh jenis hewan ini. Bahkan tidak hanya di darat saja tetapi di laut juga ada anggota dari hewan mamalia.

Penasaran dengan apa saja yang termasuk hewan mamalia dan ciri-cirinya? Ayo simak ulasan di bawah ini untuk penjelasan lengkapnya.

Apa itu hewan mamalia?

Sebelum kita membahas klasifikasi hewan mamalia, tahukah kamu apa sih yang dimaksud dengan mamalia itu?.

Mamalia berasal dari bahasa Latin ‘mamae’ yang memiliki arti susu. Jadi hewan mamalia dapat diartikan sebagai hewan yang mempunyai kelenjar susu. Anggota dari hewan mamalia adalah mereka yang memiliki kenjeran susus dan dapat menyusui.

Yang termasuk hewan mamalia di bumi ini sangat beragam, karena mempunyai jenis, bentuk, ukuran dan bahkan habitat yang bermacam-macam. Kamu perlu tahu juga bahwa manusia juga termasuk mamalia, karena memiliki kelenjar susu.

Kelenjar susu yang dimiliki oleh hewan mamalia digunakan sebagai sumber makanan anak-anaknya, berbeda dengan jenis seperti unggas atau reptil. Kebanyakan jenis mamalia berkembang biak dengan melahirkan, tetapi ada beberapa yang tidak memiliki puting san berkembang biak dengan cara bertelur, jenis tersebut disebut dengan monotremata.

Ciri-ciri hewan mamalia

Klasifikasi hewan mamalia dapat dilihat dari ciri-cirinya yang membedakan dengan ciri-ciri jenis kelas hewan lain. Selain ciri utamanya yaitu memiliki kelenjar susu dan menyusui anaknya, mamalia mempunyai ciri lainnya sebagai berikut.

  • Memiliki kelenjar susu
  • Termasuk dalam golongan hewan vertebrata atau bertulang belakang.
  • Memiliki rambut-rambut yang menutupi tubuhnya.
  • Bernapas menggunakan paru-paru.
  • Tubuh serta sistem organ yang sudah lengkap dan dapat dibedakan antara anggota tubuhnya, seperti kepala, leher, dan dada.
  • Mempunyai gigi geraham, dan gigi taring.
  • Memiliki sistem peredaran darah yang tertutup. Serta jantungnya terdiri dari 2 bilik dan 2 serambi yang sudah sempurna.
  • Termasuk dalam hewan yang berdarah panas atau homoiterm.
  • Memiliki uterus yaitu tempat perkembangbiakan embrio
  • Sebagian besar berkembang biak secara vivipar dan ada juga ovovivipar.
  • Memiliki alat gerak yang digunakan untuk berjalan, berenang, berlari, memanjat dll.
  • Memiliki cakar dan kuku.
  • Sistem reproduksi adalah seksual dengan pembuahan internal.
  • Memiliki sistem ekskresi ginjal, hati, paru-paru dan kulit.
  • Sistem saraf otak telah berkembang sempurna.

Klasifikasi hewan mamalia

Pengelompokan atau klasifikasi hewan mamalia dibedakan menjadi beberapa ordo, dan ciri-ciri tertentu. Jenis-jenis klasifikasi mamalia adalah sebagai berikut.

Proboscidea

Klasifikasi hewan mamalia ordo Proboscidea mempunyai ciri khusus yaitu adanya belalai dan dua lubang hidung. Oleh karena itu kelompok hewan jenis ini adalah semua spesies gajah. Seperti Elephas maximus atau gajah yang ada di India dan Indonesia.

Artiodactyla

Kelas mamalia ini adalah hewan yang memiliki jari kaki berjumlah genap, secara umum yang termasuk kelompok hewan jenis ini adalah hewan herbivora atau hewan pemakan tumbuhan. Ciri lainnya adalah hewan ini memiliki perut yang besar. Contoh dari jenis hewan ini adalah kambing, kerbau, unta, jerapah, dan sapi.

Perissodactyla

Hewan mamalia jenis ini memiliki ciri yang kebanyakan adalah hewan dengan kaki ganjil, dengan perut ukuran besar. Contoh jenis klasifikasi hewan mamalia jenis ini adalah zebra, tapir, keledai, dan kuda.

Marsupilami

Hewan mamalia jenis ini memiliki ciri khusus adanya kantung yang terdapat pada hewan betina marsupilami. Dimana kantung tersebut digunakan untuk menyimpan anak-anaknya. Letak kantung hewan jenis ini ada di bagian ventral, pada embrio yang terlahir prematur dan akan melanjutkan perkembangannya di kantong induknya.

Contoh jenis hewan ini adalah koala, kanguru, dan kuskus.

Demoptera

Jenis hewan tergolong ordo ini adalah monyet, yang memakan beberapa buah dan daun-daunan. Ciri khusus hewan jenis ini adalah dapat terbang atau meloncat di antara pohon, karena kaki dan ekornya yang dapat membentuk parasut berbulu. Jenis spesies ini adalah Gakopithecus sp.

Insektivora

Hewan mamalia jenis ini adalah hewan pemakan serangga, tunas, cacing dan biji-bijian. Ciri khusus dari hewan ini adalah mata nya tertutup, dan telapak kaki bagian depan memiliki ukuran yang lebar dan terdapat cakar besar. Jenis hewan ini adalah Scalopus sp. Dan Scapanus sp.

Primata

Jenis ordo primata adalah kera, lemur, gorila, orang utan dan monyet. Memiliki ciri yaitu pemakan segala atau omnivora. Biasanya hewan jenis ini adalah hewan diurnal maupun nokturnal. Dengan kaki dan tangan yang memiliki jari-jari untuk memanjat dan memegang.

Chiroptera

Mamalia jenis ini adalah hewan yang dapat terbang dan memiliki sayap dengan membran interdigital.

Sayapnya terletak di bagian depan kaki dan belakang, dengan ukuran kaki belakang yang kecil dan memiliki cakar. Jenis hewan ini memiliki kemampuan khusus yaitu ekolokasi. Contoh dari jenis ini adalah kalong Jawa atau Pteropus edulis, dan kelelawar.

Rodentia

Ordo jenis ini adalah hewan yang memilki gigi taring dan dapat hidup di semua habitat. Contoh hewan mamalia jenis ini adalah landak, tupai, tikus, dan marmut.

Carnivora

Klasifikasi hewan mamalia satu ini adalah yang paling umum diketahui, yaitu jenis hewan pemakan daging. Yang memiliki ciri khusus yaitu terdapat gigi taring yang sempurna, dan jari jarinya terdapat cakar yang tajam. Contoh dari hewan jenis ini adalah anjing, harimau, serigala, singa laut, anjing laut.

Cetacea

Jenis hewan ini adalah klasifikasi hewan mamalia laut, seperti lumba-lumba dan ikan paus. Mereka adalah hewan mamalia yang habitatnya adalah di laut.

Lagmorpha

Jenis hewan mamalia satu ini adalah hewan pemakan tumbuhan yang hampir mirip dengan ordo rodentia karena bentuknya mirip. Contoh jenis hewan ini adalah kelinci.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *