Don't Show Again Yes, I would!

Klasifikasi Kingdom Fungi, Ciri-ciri dan Jenisnya

Klasifikasi makhluk hidup dalam Kingdom Fungi dibedakan menjadi beberapa jenis yang mempunyai ciri dan karakteristik khusus. Dalam proses rantai makanan yang termasuk Kingdom Fungi ini mempunyai peran yang besar sebagai agen pengurai.

Lalu apa saja jenis-jenis makhluk hidup yang termasuk dalamKingdom ini, ayo simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Pengertian Kingdom Fungi

Fungi adalah nama lain dari jamur. Jamur teramsuk dalam organisme eukariotik  yaitu sel penyusunnya sudah mempunyai membran inti. Secara umum jamur adalah organisme multiseluler atau bersel banyak tetapi ada juga beberapa jenis yang uniseluler atau bersel satu.

Yang termasuk dalam Kingdom Fungi memiliki jumlah yang cukup besar di dunia, sehingga setiap jenis mempunyai karakteristik yang beragam dan berbeda-beda. Dinding sel jamur terbuat dari bahan kitin yang mengandung nitrogen.

Makhluk hidup yang termasuk dalam kingdom fungi memiliki peran penting dalam penguraian karena jamur berperan sebagai dekomposer.

Selain itu, terdapat juga jenis jamur yang merugikan bagi manusia karena hidup sebagai parasit pada hewan atau tumbuhan, dan bahkan ada yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Ciri-ciri Umum Kingdom Fungi

Meskipun Kingdom Fungi dibedakan menjadi beberapa jenis dan mempunyai ciri serta karakteristiknya sendiri, tetapi ada ciri umum yang dapat dikategorikan sebagai berikut.

  • Organisme uniseluler atau bersel tunggal, tetapi ada juga jenis jamur yang memiliki sel banyak atau multiseluler.
  • Dinding sel jamur mengandung kitin.
  • Heterotrof, jamur mendapatkan nutrisi dari sumber makanan luar tubuhnya
  • Tumbuh dari ujung hifa atau filamen dan membentuk organisme
  • Hidup secara saprofit ataupun parasit pada makhluk hidup lain
  • Dapat berkembang biak secara seksual maupun aseksual
  • Menghasilkan spora

Jenis-jenis Kingdom Fungi

Jenis dari klasifikasi Kingdom Fungi dibedakan menjadi Chytridiomycota, Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota dan Deuteromycota. Setiap jenis memiliki ciri dan karakteristik masing-masing, selain itu memiliki fungsi yang bermacam-macam. Selain, mempunyai manfaat untuk manusia, jenis Fungi juga ada yang merugikan seperti jamur yang tumbuh pada roti yang sudah basi.

Chytridiomycota

Jenis Kklasifikasi Kingdom Fungi ini memiliki ciri khas termasuk organisme akuatik, ada yang bersifat saprofit dan bahkan ada yang bersifat parasit. Dinding selnya tersusun dari zat kitin dan mempunyai hifa senositik untuk memproduksi zoospora berflagel. Contoh dari spesies ini adalah Chytridium.

Zygomycota 

Klasifikasi Kingdom Fungi ini kebanyakan ditemukan pada habitat daerah darat dan hidup di tanah atau pada tumbuhan dan hewan yang telah membusuk. Zygomycota memiliki hifa senositik, jenis ini berkembang biak secara seksual lewat peleburan gamet dan membentuk zigospora. Sedangkan perkembangbiakan secara aseksualnya disebut dengan sporangiospora. Hifa jenis jamur ini tidak memiliki septa atau pembatas pada hifa.

Contoh yang termasuk dalam jenis jamur ini adalah Rhizopus stoloniferus yaitu jamur pengurai yang hidup pada sisa organisme lain ataupun dapat hidup sebagai parasit dalam tanaman ubi jalar. Jamur ini juga dimanfaatkan sebagai agen fermentasi dalam proses pembuatan tempe. Jamur ini berkembang biak secara aseksual. Contoh lain jenis ini adalah Mucor mucedo yang hidup saprofit pada kotoran hewan ataupun roti.

Ascomycota 

Klasifikasi Kingdom Fungi jenis ini memiliki hifa bersepta dan habitatnya secara umum ada di air serta beberapa jenis hidup sebagai patogen pada tumbuhan. Terdapat juga yang hidup bersimbiosis dengan ganggang dan terbentuk lumut kerak.

Ciri khas yang dimiliki adalah reproduksi seksualnya menghasilkan askospora, dan reproduksi aseksualnya adalah dengan spora, tunas dan fragmentasi.Mempunyai talus uniseluler dan multiseluler.

Hifa memiliki sekat serta setiap sel hifanya terdiri dari satu sel inti. Dinding hifa terbuat dari selulosa yang bersifat heterokariotik. Bereproduksi generatif dengan konjugasi untuk membentuk askospora dalam askus.

Contoh yang tergolong Ascomycota adalah

  • Saccharomyces cerevisiae yang berfungsi dalam pembuatan roti sebagai ragi. Penicillium notatum sebagai antibiotik.
  • Neurospora crassa sebagai pembuatan oncom.
  • Tuber melanosporum atau dikenal dengan jamur truffle yang harganya mahal untuk bahan makanan.

Basidiomycota

Jenis Kingdom Fungi ini adalah yang paling umum ditemukan dan dimanfaatkan oleh manusia memiliki bentuk yang seperti payung, biasanya dimanfaatkan manusia untuk bahan makanan.

Tubuh Basidiomycota terdiri dari empat bagian yaitu

  • tudung jamur yang berbentuk seperti payung disebut dengan pileus.
  • Bilah yang berbentuk helaian dibawah tudung.
  • Tangkai tubuh atau disebut dengan tipe yang akan membesar semakin tinggi dna besar sesuai pertumbuhan jamur.
  • Annulus atau cincin yang melingkar dalam tangkai jamur

Ciri khusus lain dari jamur ini adalah memiliki hifa bersepta, fase seksualnya membentuk basidiospora, membentuk basidiokarp seperti payung. Jamur ini beradaptasi di habitat darat sebagai parasit atau saprofit pada organisme lain.

Beberapa jenis yang merupakan Basidiomycota adalah Auricularia polytricha yaitu jamur kuping, jamur merang (Volvariella volvacea), jamur kayu (Ganoderma applanatum), dan jamur beracun (Amanita muscaria).

Deuteromycota

Deuteromycota termasuk Kingdom Fungi yang disebut dengan jamur tidak sempurna karena tidak ditemukan fae seksual, ciri umum yang dimiliki antara lain yaitu

  • terdapat hifa bersekat yang terbuat dari zat kitin.
  • Membentuk spora dan konidia dengan cara reproduksi aseksual.
  • Dapat bersifat saprofit ataupun parasit pada tanaman hias.
  • Ada yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Beberapa yang termasuk jenis jamur ini adalah jamur panu (Malassezia furfur), jamur kutu air (Epidermophyton floccosum), jamur penyebab penyakit kaki atlet (Epidermophyton floccosum).

Demikian adalah penjelasan tentang jenis Klasifikasi Kingdom Fungi yang ada pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Fungi atau jamur memiliki beberapa jenis yang dikelompokkan menjadi hytridiomycota, Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota dan Deuteromycota.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *