Don't Show Again Yes, I would!

Langkah-langkah Metode Pembelajaran Role Playing Beserta Pengertiannya

Bagaimana cara menerapkan metode pembelajaran role playing dalam pembelajaran? Terdapat banyak sekali metode belajar yang dapat diterapkan oleh guru salah satunya adalah metode bermain peran.

Metode pembelajaran role playing digunakan untuk menumbuhkan kreativitas dan keaktifan siswa saat kegiatan pembelajaran.

Dalam metode role playing pembelajaran siswa akan menjalankan beberapa peran yang diberikan sambil belajar.

Lalu bagaimana cara menerapkan metode pembelajaran role playing dalam sebuah pembelajaran? Ayo simak ulasannya dalam penjelasan berikut.

Pengertian Metode Pembelajaran Role Playing

Metode pembelajaran role playing dilakukan oleh peserta didik dengan melakukan kegiatan bermain peran, atau memperagakan dan mendiskusikannya bersama-sama. Dalam metode ini pembelajarn dilakukan dengan menekankan aspek motorik serta aspek kognitif.

Dimana peserta didik akan melakukan kegiatan secara berkelompok dengan cara mementaskan sebuah peran.

Menurut Mulyono (2012), metode bermain peran merupakan metode pembelajaran yang dapat mengkreasi peristiwa sejarah, aktual, atau kejadian yang mungkin muncul pada masa mendatang.

Menurut Djamarah (2010), menjelaskan bahwa model role playing dapat disebut sama dengan sosiodrama, dimana pada dasarnya melakukan kegiatan mendramatisasikan tingkah laku dalam hubungan pada masalah sosial.

Kemudian menurut Uno (2012) model pembelajaran bermain peran yang dipelopori oleh George Shaftel mempunyai asumsi bahwa dengan melakukan bermain peran maka siswa akan mendapatkan dorongan untuk dapat mengekspresikan perasaan dan pengarahan pada kesadaran melalui keterlibatan secara spontan.

Sedangkan menurut Wahab (2009), metode pembelajaran role playing atau bermain peran adalah berakting sesuai dengan peran yang sudah ditentukan terlebih dahulu untuk tujuan=tujuan tertentu.

Dari pengertian yang telah dijelaskan diatas maka metode pembelajaran role playing merupakan sebuah tertagih pembelajaran yang menghadirkan peran-peran yang ada dalam dunia nyata ke dalam pertunjukkan peran di kelas.

Penerapan metode ini akan memberikan pengalaman belajar ada siswa sera berlensa. Pengalaman belajar yang akan diperoleh adalah kemampuan kerjasama, kemampuan komunikatif, serta mempelajari menginspresntaiskan suatu kejadian.

Metode pembelajaran role playing akan menyajikan bahan pelajaran serta materi pelajaran dengan cara mempertontonkan, atau mempertunjukkan dan memperlihatkan suatu keadaan atau peristiwa yang dialami orang seseorang.

 Langkah Metode Pembelajaran Role Playing

Untuk menerapkan metode pembelajaran role playing dapat dilakukan dengan dengan beberapa langkah-langkah. Nah, berikut ini adalah langkah-langkah metode pembelajaran bermain peran.

Persiapan

Langkah pertama dalam menerapkan metode role playing adalah melakukan persiapan. Dalam langkah persiapan guru akan memperkenalkan siswa ada sebuah persoalan atau kasus yang sesuai dengan materi yang dipelajari.

Kemudian guru juga perlu memberikan motivasi pada siswa agar lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Siswa akan dapat terlibat aktif sehingga dapat mendukung keberhasilan pembelajaran sesuai tujuan dan capaian kompetensi.

Menentukan/memilih Peran

Langkah kedua dalam metode pembelajaran role playing adalah kegiatan memilih peran. Guru akan mendeskripsikan karakter yang ada, serta memilih siapa saja yang akan memainkan peran yang telah ditentukan.

Pemilihan peran guru dapat melibatkan siswa sehingga mereka dapat bersemangat. Cara memilih epran dapat dilakukan dengan musyawarah bersama peserta didik.

Mengkondisikan Kelas

Saat melakukan kegiatan bermain peran pasti membutuhkan latar tempat yang sesuai. Sehingga guru dan siswa secara bersamaan dapat mendekorasi ruangan kelas,sesuai dengan pertunjukkan yang akan disajikan.

Guru dan siswa akan melakukan kerjasama bersama dalam mewujudkna lokasi yangs esuai dnegan pertunjukkan.

Menunjukkan Pengamat

Observer atau pengamat juga dibutuhkan untuk meningkatkan peran yang dimainkan siswa. Dengan menempatkan pengamat amak akan ada yang menganalisis kemampuan siswa.

Bermaian Peran

Tahap ini merupakan tahap inti dalam metode pembelajaran role playing yaitu kegiatan memainkan peran. Guru harus mengawasi dan mengarahkan anak didiknya, siswa akan lebih memahami karakternya sendiri-senisir.

Diskusi dan evaluasi

Langkah selanjutnya adalah melakukan diskusi, hal ini dapat dilakukan setelah melakukan bermain peran. Siswa yang menjalankan peran dapat diberi pertanyaan tentang peran yang mereka mainkan.

Berbagai pengalaman

Langkah terakhir dalam metode pembelajaran role playing adalah berbagai pengamalan dan menyimpulkan. Guru dapat mengajak siswa untuk membagikan pengalamannya sesuai dengan permiana yang diperankan. Kemudian guru mendorong siswa untuk membuat kesimpulan.

Demikian adalah pengertian dan langkah-langkah metode pembelajaran role playing atau bermain peran dalam kegiatan belajar mengajar.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *