Don't Show Again Yes, I would!

Materi Biologi Kingdom Plantae: Ciri-ciri dan Klasifikasi

Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas, wilayah tersebut juga menjadikan keanekaragaman di Indonesia beragam. Keanekaragaman tersebut salah satunya adalah adanya beragam jenis dan spesies tumbuhan di Indonesia. Tahukah kamu tumbuhan diklasifikasikan dalam suatu kingdom yang disebut dengan kingdom plantae.

Untuk mempelajari dengan mudah maka terdapat sistem klasifikasi makhluk hidup yang mengelompokan makhluk hidup berdasarkan jenis dan sifat-sifatnya. Kingdom plantae adalah salah satu kingdom yang memiliki peran penting bagi manusia. Hal tersebut dikarenakan tumbuhan yang memiliki manfaat untuk kehidupan manusia.

Mempelajari suatu makhluk hidup dapat dilakukan dengan melihat klasifikasianya , begitu juga dengan kingdom plantae. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kingdom plantae dan jenis-jenis makhluk hidup yang tergolong dalam kingdom ini kamu dapat menyimak ulasan berikut ini.

Ciri-ciri kingdom plantae

Plantae merupakan salah satu dari kingdom  taksonomi dimana anggota yang masuk dalam golongan ini adalah tumbuhan. Sehingga kingdom plantae disebut juga dengan dunia tumbuhan. Setiap anggota dari kelompok ini memiliki ciri khusus tersendiri, tetapi ada satu ciri khas dari kingdom plantae yaitu kemampuan berfotosintesis atau menyiapkan makanannya sendiri.

Meskipun setiap jenis anggota kingdom plantae sangat beragama dan memiliki ciri khusus tersendiri, tetapi kelompok ini juga memiliki ciri-ciri secara umum sebagai berikut.

  • Merupakan organisme eukariotik, yang memiliki membran inti sel
  • Memiliki banyak sel atau multiseluler
  • Termasuk dalam organisme autotrof karena bisa membuat makanannya sendiri
  • Bereproduksi secara aseksual dengan tunas, cangkok, stek dan lain sebagainya, serta bereproduksi secara seksual dengan penyerbukan
  • Memiliki kemampuan menyimpan cadangan makanan sendiri berupa pati atau amilum
  • Melakukan proses fotosintesis
  • Mempunyai akar untuk menopang dan menyerap air dalam tanah
  • Dapat mengalami pertukaran generasi siklus hidup, atau biasa disebut dengan metagenesis

 Klasifikasi kingdom plantae

Untuk mempermudah mempelajari kingdom plantae anggotanya telah diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Kingdom plantae diklasifikasikan menjadi tumbuhan berpembuluh, tumbuhan paku, dan tumbuhan tidak berpembuluh.

Tumbuhan tidak berpembuluh

Tumbuhan dalam kingdom plantae ini adalah tumbuhan yang tidak berpembuluh sehingga tidak memiliki jaringan yang berfungsi untuk mengangkut zat makanan, air dan mineral.

Secara umum tumbuhan pada jenis ini disebut dengan lumut, yang mana pengangkutan zat-zat dilakukan hanya melalui antarsel bukan melalui pembuluh, cara reproduksi tumbuhan ini adalah dengan aseksual yaitu fase sporofit dengan menghasilkan spora haploid, dan fase seksual atau gametofit dimana menghasilkan gamet jantan dan betina.

Lumut memiliki alat kelamin disebut dengan arkegonium dimana sebagai tempat sel telur dan anteridium atau tempat sperma dihasilkan. Sedangkan jenis-jenis lumut adalah sebagai berikut.

Bryophyta

Tumbuhan umur kelompok kingdom plantae ini cirinya belum memiliki akar, batang, dan daun yang jelas. Sehingga disebut dengan talofita atau tumbuhan bertalus yang belum dapat dibedakan antara akar, batang dan daun. Habitatnya di daerah lembab dan teduh dengan ukuran 1-2 cm/40 cm.

Hepatophyta

Tumbuhan ini disebut juga dengan lumut hati habitatnya pada bebatuan, tanah atau dinding tua yang lembab. Berkembangbiak secara seksual maupun aseksual. Misal jenis ini adalah Marchantia polymorpha dan Porella.

Anthocerophyta

Anthocerophyta disebut juga dengan lumut tanduk karena bentuknya yang panjang mirip tanduk. Jenis ini hanya mempunyai kloroplas satu didalam setiap selnya. Contoh jenis ini adalah Anthoceros sp.

Pteridophyta atau Tumbuhan paku

Jenis anggota kingdom plantae yaitu tumbuhan paku adalah tumbuhan yang berpembuluh tetapi tidak memiliki biji. Tumbuhan ini telah memiliki batang, akar dan daun yang jelas, daunya biasanya berbentuk melingkar atau menggulung pada usia muda.

Psilophyta

Jenis ini adalah yang paling primitif diantara jenis lainnya karena sebagai anggotanya telah punah. Disebut dengan sebutan paku purba, misal Rhynia major.

Pterophyta

Jenis tumbuhan paku ini disebut dengan paku sejati, karena telah memiliki batang, daun dan akar sejati. Jenis ini mempunyai spesies yang paling banyak, misal Adiantum cuneatum.

Sphenophyta

Tumbuan paku ini disebut juga dengan paku ekor kuda dimana sesuai namanya bentuk batangnya seperti ekor kuda. Tumbuhan ini hanya menghasilkan satu jenis spora, contoh tumbuhan ini Equisetum.

Lycophyta

Jenis ini disebut juga paku kawat, dapat menghasilkan dua jenis spora dengan gametofit tidak berklorofil uniseksual atau biseksual. Misal jenis ini adalah Selaginella.

Spermatophyta atau tumbuhan berbiji

Anggota kingdom plantae selanjutnya adalah tumbuhan berbiji yang dikenal dengan Spermatophyta yang memiliki pembuluh serta berbiji. Ini merupakan tingkat tinggi tumbuhan karena telah memiliki akar, batang yang sempurna. Berkembangbiak dengan generatif.

Gymnospermae atau tumbuhan berbiji terbuka

Jenis tumbuhan ini memiliki biji yang tidak ditutup dalam daging buah, ciri-cirinya antara lain adalah tidak mempunyai bunga sejati, daun sempit, tebal dan kaku, akarnya tunggang. Kemudian alat perkembang biak nya berbentuk kerucut yang disebut dengan strobilus, dan strobilus jantan menghasilkan serbuk sari dan strobilus betina menghasilkan sel telur.

Tumbuhan ini dibagi menjadi empat kelas yakni Cycadinae, Ginkgoinae, Coniferinae Coniferales, dan Gnetinae.

Angiospermae atau tumbuhan berbiji tertutup

Anggota kingdom plantae ini memiliki biji tertutup dimana biji terdapat dalam bakal buah. Ciri-ciri dari tumbuhan jenis ini adalah mempunyai bunga sejati, daun berbentuk pipih, lebar dan tulang daun menjari, melengkung, menyirip dan sejajar.

Tumbuhan jenis ini dibedakan kembali menjadi dua jenis yaitu dikotil dan monokotil. Dikotil adalah tumbuhan dengan biji keping dua contoh jenis tumbuhannya seperti jambu air, bunga matahari jeruk bali, petai, dan lain-lain. Sedangkan monokotil adalah tumbuhan berkeping satu misal padi, kelapa, jahe , nanas, dan anggrek.

Nah, itu dia ciri-ciri dan klasifikasi kingdom plantae yang mempunyai ciri dan karakteristik yang berbeda-beda.

 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *