Don't Show Again Yes, I would!

Memahami 4 Teori Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Tahukah kamu bahwa terdapat teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia yang menyebutkan bahwa nenek moyang kita berasal dari daerah Yunan?.

Selain itu, terdapat teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia lainnya yang perlu kamu ketahui untuk mempelajari sejarah bangsa Indonesia.

Berikut ini adalah 4 teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia beserta dengan penjelasan lengkapnya.

Teori Yunan

Teori ini beranggapan bahwa asal usul nenek moyang bangsa Indonesia adalah dari wilayah Yunan yang berada di negara Tiongkok. Pendukung teori ini adalah seorang ahli bernama R.H Geldern dan J.H.C Kern. Mereka berpendapat demikian merujuk dari penemuan kapak tua di wilayah Nusantara yang mirip dengan kapak tua yang ada di kawasan Asia Tengah. 

Pada teori ini dijelaskan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah Yunan disekitar hulu sungai Salween serta sungai Mekong, kemudian mereka bermigrasi yang disebabkan karena adanya bencana alam. Selain itu mereka berpindah ketempat lain juga disebabkan karena telah terdesak oleh serangan suku bangsa lain, sehingga membuat mereka keluar dari wilayah tersebut.

Teori ini didukung dengan adanya kesamaan bahasa yang digunakan pada Kepulauan Nusantara dengan bahasa di Kamboja yaitu menggunakan bahasa Melayu Polinesia. Bahasa Melayu yang digunakan di Indonesia mempunyai kesamaan dengan bahasa Melayu yang digunakan oleh penduduk Kamboja yang disebut dengan bahasa Cham

Dimana diyakini bahwa penduduk Kamboja berasal dari Yunan, mereka lalu berpindah dengan cara menyusuri Sungai Mekong. 

Kemudian para penduduk yang bermigrasi tadi datang ke Indonesia melalui tiga gelombang kedatangan yaitu Negrito, Proto Melayu, dan Deutro Melayu.

Negrito

Diperkirakan orang pertama yang datang ke Kepulauan Nusantara sejak 1000 SM. Kedatangan tersebut dibuktikan dengan ditemukannya sisa-sisa peninggalan di gua Cha, Malaysia.

Orang Negrito memiliki ciri fisik berkulit hitam, rambut keriting hidung lebar, dan bibir tebal. Diyakini ras ini mendiami sebagai daerah Papua, dan Riau pedalaman.

Proto Melayu

Memasuki Nusantara antara 2500 SM, ras ini diyakini tersebar ke suku Toraja, Dayak, Sasak, Nias, Rejang dan Batak.

Proto Melayu disebut juga dengan Melayu Tua merupakan orang Austronesia atau bangsa Asia pertama yang datang ke Indonesia. Terdapat dua jalur yang menjelaskan kedatangan mereka ke Nusantara yakni jalur barat (Malaysia – Sumatera) dan jalur timur (Filipina – Sulawesi).

Deutro Melayu

Deutro Melayu dikenal dengan Melayu Muda merupakan orang yang bermigrasi pada gelombang kedua ke Nusantara diperkirakan sekitar 1500 SM.

Diyakini bangsa ini datang ke Indonesia dengan melewati jalur barat yaitu melalui Yunan di teluk Tonkin-Vietmnam-Semenajung malasyia- Nusatara. Kebudayaan yang dihasilkan dari Deutro Melayu sudah maju dan banyak barang terbuat dari perunggu dan besi. Diyakini bangsa ini kemudian menyebar di Indonesia ke wilayah Minangkabau, Aceh, Sunda Jawa, Melayu Betawi, dan Manado.

Teori Nusantara

Berdasarkan teori Nusantara menjelaskan teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia diyakini berasal dari leluhur bangsa Indonesia itu sendiri. Sehingga teori ini menentang teori yang menjelaskan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari bangsa pendatag. 

Beberapa ahli baik dari Indonesia maupun luar mendukung teori ini seperti Muhammad Yamin, Gorus Keraf, dan J. Crawford. Teori ini menolak teori Yunan dan menyebutkan bahwa adanya kesamaan bahasa Melayu dengan bahasa Kamboja hanyalah karena kebetulan.

Kemudian ditemukannya manusia purba Homo Soloensis dan Homo Wajakensisi di Jawa menjadikan bukti jika keturunan bangsa Melayu berasal dari Jawa. Hal lain yang menguatkan teori ini adalah dibuktikan dengan adanya perbedaan bahasa antara bahasa Austronesia di Nusantara dengan bahasa Indo Eropa yang berkembang di Asia Tengah.

Teori Out of Africa

Out of Africa adalah teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia yang meyakini bahwa nenek moyang kita berasal dari wilayah Afrika.

Teori ini dibuktikan dengan adanya penelitian DNA mitokondria gen perempuan dan gen laki-laki melalui kajian ilmu genetika.

Menurut Max Ingman manusia modern sekarang ini berasal dari Afrika sekitar 100 hingga 200 ribu tahun yang lalu, dan tersebar ke luar Afrika salah satunya Nusantara.

Diperkirakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia bermigrasi dari Afrika ke Australia yang dekat dengan Indonesia. Dengan tujuan menuju Asia Barat menggunakan jalur yang mengarah ke Lembah Sungai Nil lewat Semananjung Sinai lelau ke utara Arab Levant dan melewati Laut Merah.

Setelah memasuki Asia mereka mulai terpecah menjadi beberapa kelompok, terdapat kelompok yang tinggal di Timur Tengah sedangkan kelompok lain melakukan perjalanan ke Semananjung Arab dan menuju ke Indie Asia Timur, dan Indonesia.

Teori out of Taiwan

Out of taiwan adalah teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia yang diperkirakan berasal dari daerah Taiwan tepatnya dari Kepulauan Famosa.

Seorang ahli bernama Harry Truman Simanjuntak pendukung teori ini berpendapat bahwa leluhur bangsa Indonesia berasal dari Taiwan.

Bukti yang diberikan dari teori ini adalah tidak adanya pola genetik yang sama antara kromosom manusia di Indonesia dengan manusia di Tiongkok.

Bahasa yang digunakan dan berkembang di Nusantara adalah bahasa yang masih serumpun dengan bahasa Austronesia.Sedangkan bahasa Austronesia banyak digunakan oleh leluhur yang menetap di Pulau Formosa.

Teori ini juga didukung bahwa sekitar 4000 hingga 3000 SM, Kepulauan Indonesia bangsa baru yang membawa kebudayaan Neolitikum dan  sudah hidup menetap.

Pendatang ini diperkirakan berasal dari Taiwan. Kemudian mereka menempati wilayah Nusantara seperti Sulawesi, dan Kalimantan. Selanjutnya bangda ini menyebar ke pelosok Nusatara, dna menggunakan bahasa Austronesia dan menjadi dasar teori ini.

Demikian adalah teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *