Don't Show Again Yes, I would!

Mengenal Apa Itu ANBK: Pengertian, Tujuan, dan Instrumen Penilaian

Tahukah sobat duniamu.id jika Ujian Berbasis Komputer (UTBK) kini telah berganti menjadi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)?.

Pada kenyataannya ANBK dan Ujian Nasional memiliki beberapa perbedaan yang perlu teman-teman ketahui.

Lalu apa sih yang dimaksud dengan ANBK dan bagaimana penerapan-nya di sekolah? Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang hal tersebut ayo simak ulasannya berikut ini.

Mengenal ANBK

Secara umum ANBK adalah sebutan pengganti dari ujian nasional. Namun, jika ujian nasional berfokus pada nilai akhir, sedangkan ANBK fokus pada evaluasi input, proses serta output pembelajaran dalam tahapan tertentu.

Seperti namanya Asesmen Nasional merupakan penilaian hasil belajar siswa yang terdiri dari bidang literasi, numerasi, dan karakter.

Berdasarkan laman Kemendikbud, ANBK digunakan untuk menghasilkan informasi mengenai kualitas belajar mengajar di sekolah.

Hasil evaluasi ini akan digunakan sebagai evaluasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas belajar siswa serta kualitas mengajar guru.

ANBK adalah sebuah program penilaian mutu yang dilakukan oleh satuan pendidikan, yang dilihat dari kemampuan siswa pada tiga bidang literasi, numerasi, dan karakter.

Program asesmen nasional ini diselenggarakan oleh Kemdikbud, yang dilakukan dalam beberapa instrumen yakni, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Tujuan Pelaksanaan ANBK

Diselenggarakannya ANBK tentu saja memiliki tujuan baik bagi siswa, guru, serta sekolah. Adanya program asesmen ini akan menentukan masa depan pendidikan Indonesia.

Berikut ini adalah tujuan diselenggarakannya ANBK

Meningkatkan kemampuan siswa

ANBK diterapkan disusun mempunyai instrumen penilaian berupa AKM, yang berisi soal-soal untuk melihat dan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Mengembangkan karakter dan kompetensi siswa

Hasil ANBK akan memberikan gambaran tentang karakter siswa dan guru serta kompetensi yang dimiliki. Sehingga daat dianalisis bagaimana karakter siswa dna guru dalam serangkaian proses pembelajaran.

Meningkatkan Mutu pendidikan

Hasil dari ANBK nantinya, berupa informasi dan data dapat digunakan untuk memantau perkembangan mutu pendidikan dari waktu ke waktu. Sehingga salah satu tujuan asesmen nasional ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan Indonesia. dengan data yang diperoleh dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan.

Instrumen Penilaian ANBK

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa ANBK mempunyai instrumen penilaian yang dapat menghasilkan informasi yang akurat. Instrumen penilaian ini nantinya akan digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa serta bagaimana kualitas belajar mengajar yang dilakukan. sehingga, instrumen penilaian ini dapat digunakan untuk menganalisa kemampuan serta kompetensi siswa dan guru.

Terdapat tiga instrumen penilaian ANBK, diantaranya adalah sebagai berikut.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

AKM harus diikuti oleh semua siswa dalam lembaga pendidikan, yang digunakan untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Instrumen ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa secara kognitif.

Soal-soal dalam AKM terdiri dari berbagai jenis soal seperti:

  • Soal pilihan ganda, siswa harus menentukan satu jawaban benar dalam satu soal.
  • Pilihan ganda kompleks, siswa memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal.
  • Menjodohkan, siswa akan menarik garis dari satu titik ke titik lainnya memasangkan pertanyaan dengan jawaban yang paling tepat.
  • Isian singkat, siswa dapat menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat dapat berupa bilangan, kata benda, tempat atau jawaban lainnya sesuai pertanyaan.
  • Uraian, siswa harus menjawab soal dengan kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawaban dengan rinci.

Survei Karakter

Instrumen penilaian selanjutnya adalah survei karakter, yang dapat memberikan informasi terkait sikap, nilai dan kebiasaan yang berkaitan dengan Profil Pelajar Pancasila.

Lewat survei ini institusi pendidikan dapat menganalisis tumbuh kembang siswa, dan bagaimana cara untuk mengembangkan kemampuan kognitif, afektif dan spiritual.

Survei Lingkungan Belajar

Survei lingkungan belajar dapat memberikan informasi apakah guru melakukan proses belajar mengajar dengan baik. Pada instrumen penilaian survei lingkungan belajar akan mengukur beberapa hal seperti, kualitas pembelajaran, refleksi guru, perbaikan praktik pengajaran, latar belakang keluarga siswa, dan iklim keamanan dan inklusif sekolah.

Hasil dari survei lingkungan belajar ini akan digunakan untuk melakukan analisis masalah dan perencanaan perbaikan pembelajaran oleh guru, sekolah maupun dinas pendidikan setempat.

 

 

 

 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *