Don't Show Again Yes, I would!

Mengenal Kegiatan Kokurikuler: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Dalam proses pembelajaran peserta didik tidak hanya melakukan kegiatan di dalam kelas, tetapi juga kegiatan di luar pelajaran yang disebut dengan kegiatan kokurikuler.

Apakah kamu sudah mengerti pengertian kegiatan kokurikuler serta tujuan dan contohnya? Jika tidak maka ayo simak ulasan berikut ini.

Kegiatan kokurikuler merupakan penunjang dari praktik dalam kegiatan intrakurikuler, untuk mendukung peserta didik mendalami sebuah materi.

Untuk mengetahui pengertian kegiatan kokurikuler beserta tujuan dan contohnya, berikut ulasannya.

Pengertian Kokurikuler

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 kokurikuler merupakan kegiatan yang tujuannya adalah untuk menguatkan, mendalami, dan atau pengayaan mata pelajaran yang sudah dipelajari di dalam kelas. Sehingga kegiatan kokurikuler ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter peserta didik.

Kegiatan kokurikuler merupakan salah satu dari tiga program PPK atau Penguatan Pendidikan Karakter. Hal tersebut dimuat dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017. Dimana sekolah merupakan tempat bagi peserta didik untuk mendapatkan tiga bentuk kegiatan yaitu intrakulikuler, ekstrakulikuler, dan kokurikuler.

Kegiatan kokurikuler dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok. Sedangkan guru akan menyiapkan poin-poin penting, seperti memberikan materi dan tugas sesuai dengan topik yang diajarkan di dalam kelas.

Guru juga akan memberikan penilaian yang sesuai dengan hasil kerja serta kemampuan peserta didik,selama melakukan tugas-tugas tersebut.

Kegiatan ini dilakukan sebagai pendukung pengembangan potensi peserta didik. Jika dalam intrakurikuler berhubungan dengan kegiatan akademik, sedangkan ekstrakurikuler berhubungan dengan potensi siswa. Maka kegiatan kokurikuler berada di antara keduanya, yang bertujuan untuk menguatkan pemahaman dasar sesuai dengan mata pelajaran.

Tujuan Kegiatan Kokurikuler

Kegiatan kokurikuler bertujuan untuk kegiatan penunjang dari program intrakurikuler sesuai acuan dalam Kurikulum.

Dengan kegiatan ini siswa juga akan belajar untuk bertanggung jawab menyelesaikan tugas yang diberikan guru.

Selain itu, kegiatan kokurikuler juga bertujuan untuk membantu peserta didik supaya dapat lebih mendalami dan memahami terkait materi atau topik pembelajaran, sesuai tujuan belajar dan mengajar.

Manfaat Kegiatan Kokurikuler

Terdapat beberapa manfaat kegiatan kokurikuler yang akan didapatkan oeh siswa dan guru. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan fungsinya.

Manfaat untuk Siswa

  • Mengembangkan jiwa kepemimpinan.
  • Mengembangkan serta menumbuhkan karakter baik peserta didik.
  • Melatih keterampilan bidang sosial dari peserta didik.
  • Meningkatkan kemampuan dalam bidang literasi dan numerik.
  • Membuat peserta didik memahami arti tanggung jawab.
  • Meningkatkan semangat dan motivasi belajar peserta didik.
  • Meningkatkan pemahaman materi pelajaran.

Manfaat untuk Guru

  • Menunjang proses pembelajaran di kelas.
  • Menunjang kegiatan intrakurikuler.
  • Menumbuhkan karakter baik seperti kemampuan kepemimpinan, keterampilan sosial bagi guru.
  • Memberikan ruang untuk peserta didik agar dapat mengembangkan karakter baik.
  • Memperjelas pemberian proyek.
  • Menunjang kemampuan guru dalam mengajar.
  • Proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

Tahap Pelaksanaan Kegiatan Kokurikuler

Pada pelaksanaan kegiatan kokurikuler dibagi menjadi beberapa tahap, antara lain adalah sebagai berikut.

Tahap Perencanaan

Dalam tahap ini dilaksanakan rapat dewan guru untuk merencanakan serta menentukan jenis kegiatan yang akan dilakukan.

Kemudian guru juga akan menyusun prosedur serta standar operasional kegiatan dan pembentukan pantitia.

Selanjutnya masih dalam tahap ini guru akan menuangkan rencana ke dalam kurikulum.

Tahap Pelaksanaan

Setelah tahap perencanaan, selanjutnya yang dilakukan adalah pada pelaksanaan kegiatan. Sekolah akan memastikan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama kegiatan kokurikuler sudah siap digunakan.

Selain itu, juga dilakukan koordinasi pihak-pihak yang terlibat untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.

Tahap Penilaian

Kegiatan selanjutnya adalah melakukan penilaian untuk mengetahui bagaimana mengembangkan kompetensi yang dimiliki siswa.

Penilaian dapat dilakukan dalam beberapa cara menggunakan berbagai jenis alat penilaian, misal dengan melakukan observasi, pemberian tugas, penilaian diri, penilaian antar teman dan wawancara.

Tahap Monitoring dan Evaluasi

Tahap akhir dalam kegiatan kokurikuler adalah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi.

Kegiatan monitoring ini dapat dilakukan oleh tim yang sudah dibagi sebelumnya. Setiap tim akan melakukan monitoring dan evaluasi sesuai dengan bidangnya.

Contoh Kegiatan Kokurikuler

Field Study

Contoh kegiatan kokurikuler adalah dengan melakukan field study, yaitu belajar di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan peserta didik pada suatu bidang. Kegiatan ini dapat berupa observasi, percobaan, dan penyusunan laporan pada akhir kegiatan.

Guru dapat menyesuaikan objek yang diamati dengan topik pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan tujuan dan kompetensi pembelajaran.

Study Tour

Melakukan study tour adalah salah satu kegiatan kokurikuler yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman dan pengetahuan peserta didik. Tujuan study tour dapat dipilih sesuai dengan perencanaan. Terakhir guru dapat memberi tugas pada peserta didik untuk membuat laporan study tour.

Outbond

Kegiatan outbond merupakan kegiatan diluar kelas yang menyenangkan dan dapat melatih berbagai keterampilan peserta didik. Seperti kemampuan bekerjasama, kekompakan, dan tanggung jawab. Dengan kegiatan outbond peserta didik akan mendapatkan pengalaman yang berbeda.

Kerja bakti

Kegiatan ini merupakan kegiatan kokurikuler yang bermanfaat untuk mengajarkan peserta didik pentingnya menjaga kebersihan sekaligus mempraktekkannya. Dengan melakukan kegiatan ini membuat peserta didik menerapkan sikap gotong royong. Selain  itu, lingkungan sekolah juga menjadi bersih.

Bakti Sosial

Untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kemampuan bersosialisasi dapat dilakukan bakti sosial dengan membantu orang-orang yang membantu mengumpulkan dan untuk sumbangan.

Demikian adalah pengertian, tujuan dan contoh kegiatan kokurikuler yang dapat dilakukan pada satuan sekolah tertentu.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *