Don't Show Again Yes, I would!

Mengenal Model Pembelajaran Scramble: Pengertian, Sintaks, Kelebihan dan Kekurangan

Bagaimana cara menerapkan model pembelajaran scramble? Strategi pembelajaran ini merupakan salah satu pendekatan kooperatif, yang banyak dimanfaatkan pada Kurikulum Merdeka.

Model pembelajaran scramble merupakan salah satu strategi belajar yang dapat digunakan guru, untuk meningkatkan keaktifan siswa. Menjadi salah satu model pembelajaran kooperatif, sehingga proses pembelajaran berpusat pada siswa.

Seperti model pembelajaran lain, strategi belajar scramble juga memiliki kelebihan serta kekurangan.

Untuk mengetahui pengertian, penerapan, kelebihan dan kekurangannya simak ulasan berikut ini.

Pengertian Model Pembelajaran Scramble

Scramble diambil dari Bahasa Inggris yang dalam Bahasa Indonesia artinya perbuatan, perjuangan, dan pertarungan. Istilah scramble biasanya digunakan dalam sebuah permainan kata, dimana para pemainnya akan menyusun huruf-huruf acak menjadi suatu kata yang tepat.

Permainan biasanya dilakukan oleh dua hingga 4 orang anak. Dari potongan-potongan huruf atau kata kemudian disusun menjadi sebuah kalimat atau kata yang benar. Sehingga anak-anak akan berlomba untuk menyusun kalimat paling benar.

Penerapan permainan ini menjadi sebuah model pembelajaran scramble akan mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan belajar.

Seperti yang diungkapkan oleh Taylor dalam Atika (2014) scramble merupakan sebuah model pembelajaran yang memadukan kemampuan dalam menjawab pertanyaan dengan cara menyusun huruf-huruf yang teracak hingga menjadi jawaban yang benar.

Fadmawati (2009) mengungkapkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe scramble adalah pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok dengan kegiatan mencocokkan kartu pertanyaan dengan kartu jawaban yang sudah disediakan.

Kemudian menurut Soeparno (1998) metode scramble merupakan salah satu permainan bahasa yang hakikatnya adalah permainan bahasa dan merupakan suatu aktivitas untuk memperoleh keterampilan tertentu menggunakan cara menggembirakan.

Model pembelajaran scramble adalah strategi belajar yang mengajak siswa untuk menentukan jawaban serta menyelesaikan permasalahan dengan cara membagikan lembar soal atau lembar jawaban yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Jenis permainan scramble  bertujuan untuk meningkatkan wawasan pemikiran kosakata.

Model pembelajaran ini siswa akan dibagikan menjadi beberapa kelompok kemudian diadakan latihan soal untuk dikerjakan. sehingga diperlukan kerjasama dan kemampuan berpikir kritis untuk menyelesaikan soal atau permasalah yang diberikan.

Terdapat beberapa bentuk permainan scramble berdasarkan sidat jawabannya menurut Sohimin (2016). Bentuk-bentuk permainan scramble adalah sebagai berikut.

  • Scramble kata, adalah permainan dengan menyusun huruf-huruf yang sudah diacak sehingga akan membentuk suatu kata yang bermakna.
  • Scramble kalimat, permainan  dengan menyusun kalimat dari kata yang diacak, bentuk kalimat logis, bermakna, tepat dan benar.
  • Scramble wacana, permainan menyusun wacana logis yang bermakna.
  • Scramble paragraf, pemerian  menyusun paragraf sesuai kalimat acak.

Sintaks Model Pembelajaran Scramble

Penerapan model pembelajaran scramble dapat dilakukan dengan memperhatikan sintaks-nya. Terdapat enam fase tahapan dalam menerapkan model pembelajaran ini.

  • Tahap 1 Stimulation: guru memberikan pertanyaan pada siswa mengenai pengetahuan atau pengalaman seputar topik materi pelajaran.
  • Tahap 2 Problem Statement: guru membimbing siswa dalam mengidentifikasi masalah yang sesuai dengan materi pelajaran.
  • Tahap 3 Data Collection: guru menyampaikan materi sesuai dengan tujuan pembelajaran, kemudian guru akan membagikan kartu soal dan kartu jawaban yang telah diacak sebelumnya.
  • Tahap 4 Data Processing: penyampaian durasi waktu pengerjaan soal dan petunjuk pengerjaan.
  • Tahap 5 Verification: guru memberikan bimbingan pada siswa dalam mengerjakan soal dalam durasi waktu yang diberikan.
  • Tahap 6 Generalization: guru meminta salah satu siswa maju kedepan kelas untuk menjawab beberapa soal yang diberikan. Lalu guru juga menyampaikan skor dan nilai yang diperoleh.

Langkah Penerapan Model Pembelajaran Scramble

  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, indikator dan menjelaskan materi.
  • Guru memberikan kartu soal dan kartu jawaban yang dibaca pada siswa. Siswa mengerjakan soal dengan cara menyusun jawaban yang cocok sesuai soal.
  • Guru memberikan durasi waktu dalam menyelesaikan soal dan siswa harus mengumpulkan  jawaban saat waktu sudah habis.
  • Siswa mengerjakan soal dan memasangkan dengan jawaban yang tepat sesuai waktu yang diberikan.
  • Guru mengoreksi dan memberikan nilai sesuai dengan soal yang telah dikerjakan oleh siswa.

Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Scramble

Seperti strategi belajar lainnya, model pembelajaran scramble memiliki kelebihan dan kekurangan.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan model pembelajaran scramble.

Kelebihan Model Pembelajaran Scramble

  • Mempermudah siswa untuk menguasai bahan ajar.
  • Memberikan kemudahan pada guru untuk menyampaikan materi ajar.
  • Meningkatkan motivasi belajar siswa.
  • Melatih siswa untuk berpikir kritis, dengan menjawab berbagai pertanyaan dan soal yang diberikan.
  • Melatih siswa berpikir cepat dan tepat, karena ada durasi waktu pengerjaan sehingga siswa harus berpikir dengan cepat.
  • Melatih kedisiplinan siswa.
  • Mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.
  • Membuat suasana kelas menyenangkan.
  • Membuat siswa belajar sambil bermain.

Kekurangan Model Pembelajaran Scramble

  • Sulit dilakukan jika materi pelajaran yang disampaikan adalah pengenalan awal.
  • Sulit diterapkan jika guru kurang paham tentang kisi-kisi pembuatan soal.
  • Terdapat resiko menemukan ketidak cocokkan antara pernyataan dan kelengkapan kata jawaban.
  • Beberapa siswa hanya menganggap kegiatan pembelajaran sebagai main-main saja.
  • Memerlukan waktu yang cukup panjang.
  • Dapat menimbulkan suara gaduh dan kondisi tidak kondusif jika guru tidak pandai dalam mengelola kelas.

Demikian adalah penjelasan lengkap tentang model pembelajaran scramble mengenai pengertian, sintaks, langkah-langkah, kelebihan dan kekurangannya. Penerapan model pembelajaran scramble adalah metode kooperatif yang dapat berpusat pada siswa.

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *