Don't Show Again Yes, I would!

Mengenal Perbedaan Penilaian Formatif dan Sumatif dalam Proses Pembelajaran

Penilaian adalah salah satu hal yang penting dalam sebuah pembelajaran, terdapat beberapa jenis beberapa diantaranya adalah formatif dan sumatif. Lalu apa sih perbedaan penilaian formatif dan sumatif itu?.

Perbedaan penilaian formatif dan sumatif dapat dilihat dari tujuan maupun cara pelaksanaannya. Kedua penilaian tersebut memiliki fungsi untuk menilai hasil belajar siswa, namun ada beberapa konsep yang membedakan antara kedua jenis bentuk penilaian tersebut.

Mau tau apa saja perbedaan penilaian formatif dan sumatif? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengenal Penilaian Formatif dan Sumatif

Sebelum mengenal perbedaan penilaian formatif dan sumatif, tidak ada salahnya kita mempelajari tentang pengertiannya terlebih dahulu.

Penilaian formatif

Penilaian formatif adalah proses kegiatan mengumpulkan data yang dilakukan oleh guru untuk melihat sejauh mana peserta didik mencapai kemajuan dalam menguasai kompetensi tertentu. Penilaian ini merupakan kegiatan guru untuk memantau kemajuan belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung.

Dalam penilaian ini termasuk kegiatan yang melibatkan proses mencari serta menginterpretasikan bukti yang digunakan oleh peserta didik serta guru untuk menentukan posisi peserta didik dalam pembelajaran. Kemudian guru juga dapat menentukan langkah serta cara dan strategi yang akan digunakan untuk mencapai tujuan belajar.

Dalam penerapannya kegiatan penilaian ini sangat tergantung pada kemampuan guru dalam mengorganisasikan peserta didik serta bagaimana guru memberikan umpan balik yang efektif untuk siswa.

Terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan guru dalam melakukan penilaian formatif, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Guru menyediakan umpan balik efektif untuk peserta didik.
  • Guru secara aktif melibatkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
  • Merencanakan dan mengatur pembelajaran yang memungkinkan peserta didik dapat memperoleh nilai yang baik saat dilakukan penilaian.
  • Memperkenalkan pengaruh besar penilaian terhadap motivasi.
  • Guru dapat mempertimbangkan kebutuhan peserta didik untuk dapat menilai dirinya sendiri serta dapat memahami bagaimana cara meningkatkan hasil belajar nya.

Penilaian sumatif

Perbedaan penilaian formatif dan sumatif yang paling mencolok adalah waktu dilakukan penilaian. Penilaian sumatif adalah kegiatan menilai yang akan menghasilkan nilai berupa angka atau skor yang dilakukan setelah seluruh materi pelajaran dan kegiatan pembelajaran telah selesai. Penilaian ini digunakan sebagai indikator menentukan keputusan kinerja peserta didik.

Penilaian sumatif dilakukan dengan tujuan untuk menilai apakah peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran dan telah menguasai capaian pembelajaran, yang akan digunakan dalam penentuan keputusan kenaikan kelas.

Penilaian ini dilakukan mencakup lebih dari satu pokok tipis pelajaran atau beberapa pokok bahasan, sehingga guru dapat menentukan apakah peserta didik telah siap untuk berpindah ke uni pembelajaran berikutnya.

Penelitian ini dilaksanakan setelah semua program pelajaran telah selesai dijalankan. Penilaian ini juga menghasilkan nilai atau angka untuk menentukan keputusan pada hasil belajar dan kinerja peserta didik selama periode tertentu.

Sehingga penilaian sumatif ini berkaitan dengan kesimpulan prestasi peserta didik yang dilaporkan pada akhir suatu program pembelajaran.

Perbedaan Penilaian Formatif dan Sumatif

Setelah mempelajari pengertian asessmen formatif dan sumatif, dapatkah kamu menyampaikan perbedaannya?.

Sesuai dengan pengertian dan tujuannya maka perbedaan penilaian formatif dan sumatif antara lain adalah sebagai berikut.

Tujuan dan Fungsi

Perbedaan penilaian formatif dan sumatif pertama dapat dilihat dari tujuan dan fungsinya. Jika tujuan penilaian formatif adalah untuk mengetahui perkembangan penguasaan peserta didik pada suatu kompetensi yang saat itu dipelajari. Sedangkan pada penilaian sumatif bertujuan untuk mengetahui capaian pembelajaran peserta didik pada kompetensi setelah kegiatan pembelajaran selesai dilakukan.

Selain itu perbedaan dapat dilihat dari kedua fungsi penilaian yang memiliki ciri khas tersendiri. Berikut adalah fungsi penilaian formatif.

Fungsi asesmen formatif

  • Sebagai bahan guru mengidentifikasi siswa telah menguasai pembelajaran secara maksimal atau hanya sebagian saja.
  • Memantau kemajuan proses belajar peserta didik, serta melihat adanya kemajuan proses mengajar yang dilakukan oleh guru.
  • Sebagai bahan evaluasi apakah materi telah sesuai dengan keterampilan dan kemampuan peserta siswa.
  • Sebagai umpan balik untuk peserta didik dan guru.

Fungsi asesmen sumatif

  • Alat ukur untuk menganalisis hasil pembelajaran peserta didik secara kuantitatif.
  • Sebagai penentu apakah peserta didik dapat naik ke jenjang berikutnya.
  • Mengukur pemahaman kompetensi akademik peserta didik.
  • Mengolah nilai pencapaian yang konkrit.
  • Alat ukur keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran dalam satu semester atau periode tertentu.
  • Digunakan sebagai motivasi untuk peserta didik agar lebih belajar lagi.

Waktu Pelaksanaan

Perbedaan penilaian formatif dan sumatif selanjutnya adalah pada waktu pelaksanaannya. Jika dalam pelaksanaan fromatif dilakukan saat proses pembelajaran suatu bab atau kompetensi berlangsung. Sedangkan pada penilaian sumatif dilakukan pada akhir pembelajaran atau akhir sebuah periode waktu pembelajaran tertentu seperti tengah semester atau akhir semester.

Output

Hasil akhir dari penilaian formatif digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran pada suatu bab atau kompetensi, sehingga peserta didik dapat mencapai penguasaan kompetensi secara maksimal. Sedangkan pada penilaian sumatif hasil nya adalah bukti atau laporan penguasaan dan pencapaian hasil belajar peserta didik.

Hasil Penilaian

Perbedaan penilaian formatif dan sumatif dapat dilihat juga dalam hasil penilaian-nya.

Hasil penilaian formatif digunakan guru untuk memperbaiki proses pembelajaran, sedangkan pada penilaian sumatif penilaian dilakukan karena untuk melihat pencapaian dan penguasaan kompetensi secara menyeluruh.

Sehingga penilaian formatif tidak digunakan dalam menentukan hasil rapor atau laporan akhir semester. Sedangkan pada penilaian sumatif hasil digunakan untuk menentukan nilai rapor serta untuk menentukan kenaikan kelas dan kelulusan peserta didik.

Demikian adalah penjelasan tentang perbedaan penilaian formatif dan sumatif dalam proses pembelajaran.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *