Don't Show Again Yes, I would!

Mengenal Tinjauan Pustaka: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuat

Pernahkan kamu membuat sebuah karya ilmiah? Saat menulis sebuah karya ilmiah salah satu yang perlu dibuat adalah daftar tinjauan pustaka. Namun masih banyak orang yang menganggap bahwa tinjauan pustaka sama dengan daftar pustaka. Nyatanya tinjauan pustaka dan daftar pustaka itu berbeda.

Tinjauan pustaka merupakan referensi-referensi yang dihimpun menjadi satu dalam suatu karya ilmiah, hal ini tentunya berbeda dengan daftar pustaka yang berisi daftar sumber literatur karya ilmiah.

Untuk membuat karya ilmiah kamu harus memahami terlebih dahulu apa itu tinjauan pustaka, fungsi dan cara membuatnya. Ayo simak ulasan berikut ini untuk lebih mengenal dan mempelajari tentang tinjauan pustaka.

Pengertian tinjauan pustaka

Secara umum tinjauan pustaka atau literature review merupakan  ringkasan tertulis tentang artikel suatu jurnal, buku maupun dokumen lainnya, yang berisi teori dan dikumpulkan ke dalam dokumen atau topik dalam proposal karya ilmiah.

Kemudian menurut Eki Meliansyah tinjauan pustaka merupakan rangkaian aktivitas seperti mencari, membaca, dan menelaah laporan penelitian yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.

Lalu menurut Leedy dijelaskan bahwa tinjauan pustaka berisi pernyataan peneliti sebelumnya tentang penelitian serupa yang akan dilakukan.

Menurut Creswell mengatakan bahwa tinjauan pustaka adalah kegiatan yang sangat penting dilakukan saat tahap awal penelitian, bahakan dilakukan sebelum perencanaan proposal penelitian.

Sedangkan menurut Cooper tinjauan pustaka memiliki beberapa bentuk. Pertama, peninjauan ulang tentang penelitian sebelumnya dna menggabungkan dengan penelitian orang lain. Kedua, peninjauan ulang untuk mengkritisi pustaka yang telah ada sebelumnya. Ketiga, peninjauan ulang untuk menjembatani topik satu dengan topik lainnya. Keempat, peninjauan pustaka untuk mengidentifikasi isu-isu sentral pada sebuah bidang tertentu.

Fungsi tinjauan pustaka

Rekomendasi aplikasi wajib untuk membantu tugas sekolah

Mengapa menulis karya ilmiah harus menyertakan tinjauan pustaka ? sebagai peneliti tinjauan pustaka digunakan sebagai landasan dan cerminan teori yang terlibat dalam penelitian. Sehingga tinjauan pustaka merupakan salah satu unsur penting dalam sebuah penelitian atau penulisan laporan dan karya ilmiah.

Selain itu, tinjauan pustaka juga memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Membantu membuat rumusan masalah dan metodologi penelitian yang sesuai
  • Membantu mencari teori dan konsep sebagai landasan teori penelitian
  • Sebagai pembanding antara fakta di lapangan dan teori yang ada terkait penelitian
  • Memberikan batasan penelitian dan menunjukkan variabel-variabel penelitian yang saling berkaitan
  • Sebagai panduan bagi peneliti untuk mencari teknis analisis data yang tepat
  • Menghindari adanya duplikasi
  • Mengetahui penelitian atau topik-topik sebelumnya yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan
  • Membantu penelitian mengetahui kelebihan dan kelemahan penelitian yang ada sebelumnya, sehingga penelitian sekarang dapat memanfaatkan hal tersebut.

Cara membuat tinjauan pustaka

Untuk membuat sebuah tinjauan pustaka yang baik, maka kamu harus dapat menerapkan beberapa langkah-langkah membuatnya berikut ini.

Mencatat teori-teori yang dibutuhkan

Langkah pertama untuk membuat tinjauan pustaka dalam penelitian adalah mencari dan mengumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.

Dengan menggunakan catatan teori-teori akan memudahkan peneliti lebih fokus pada apa yang memang sedang diteliti.

Langkah ikhtisar referensi

Ikhtisar referensi atau ringkasan bagian-bagian penting dalam penting penelitian Kegiatan ini adalah pengumpulan  referensi dari jurnal, buku dan bahan lainnya untuk memperkuat teori yang ada.

Dengan meringkas sumber dan informasi terkait maka akan lebih mudah untuk membuat poin-poin ain yang lebih penting.

Langkah membandingkan

Dalam tahap ini adalah peneliti mulai menyatukan serta ,dibandingkan antara satu informasi dengan informasi lainnya, atau atau literatur dengan lainnya, untuk mengklarifikasi dengan topik penelitian yang relevan.

Dalam tahap ini juga dilakukan analisa umum, dengan memecah informasi menjadi bagian terkecil, sehingga terlihat hubungan bagian satu dengan bagian lainnya.

Melakukan identifikasi dan membuat garis besarnya

Selanjutnya adalah dengan mengidentifikasi secara menyeluruh, agar tau apakah penelitian telah sesuai dengan yang dibutuhkan. Untuk membuat tinjauan pustaka peneliti harus rajin membaca banyak-banyak literatur. Identifikasi juga dapat digunakan untuk melihat bagaimana peran penelitian akan dapat mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan.

Setelah semau proses dilakukan, sekarang membuat garis besar struktur tinjauan pustaka. Garis besar ini akan membuat kita fokus pada tujuan penelitian. Kemudian membuat garis besar juga membantu peneliti untuk menarik kesimpulan.

Menyusun menjadi tinjauan pustaka

Jika semua telah dilakukan, langkah terakhir adalah membuat susunan tinjauan pustaka. Struktur tinjauan pustaka diletakan dimana, kemudian informasi apa saja yang akan dimasukkan.

Unsur dan kriteria yang ada dalam tinjauan pusat

Untuk membuat sebuah tinjauan pustaka, maka kamu harus memenuhi kriteria atau unsur-unsur penulisan tinjauan pustaka berikut ini.

Recenery atau kemutakhiran

Penelitian yang dilakukan harus berinovasi, karena peneutan yang mengalami perkembangan dari masa ke masa dan semakin maju. Oleh karena itu tinjauan pustaka perlu keuthakira seriirng ebrjalanyawkatu.

Relevansi

Relevansi disini adalah keselarasan antara sumber referensi dengan penelitian yang dilakukan. tinjauan pustaka harus relevan dengan dasar teori yang digunakan.

Bobot ilmiah

Bobot ilmiah terkait dengan literatur atau referensi yang digunakan, apakah sudah relevan atau belum, jadi untuk membuat tinjauan pustaka maka kita harus mengerti bobot ilmiah itu apa. Bobot ilmiah terkait referensi yang digunakan harus terjamin kebenaranya dan berkaitan dengan topik penelitian.

Aspek penelitian

Aspek penelitian dalam hal ini adalah peneliti harus dapat menjelaskan dengan tepat penelitian yang dilakukan. dalam tinjauan pustaka peneliti harus dapat mengembangkan argumen yang kuat dan rasional.

Padat

Unsur ini adalah langkah akhir yaitu menuliskan sendiri tinjauan pustaka yang telah disusun dan dikumpulkan semua literaturnya. Selain itu tinjauan pustaka harus ditulis dengan padat, lugas, dan mudah dimengerti, agar dapat digunakan sebagai referensi kembali jika di masa depan akan ada program semacam itu.

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *