Don't Show Again Yes, I would!

Mengenal Urutan Tingkatan Pramuka di Indonesia

Table of contents: [Hide] [Show]

Tahukah kamu ada berapa tingkatan pramuka di Indonesia? terdapat empat urutan tingkatan sesuai dengan satuan dan usia anggota pramuka.

Keempat tingkatan pramuka adalah Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega, sesuai dengan usia anggotanya.

Untuk mencapai tingkatan pramuka tertentu maka harus memenuhi syarat-syarat kecakapan umum (SKU) serta perlu memperoleh tanda kecakapan umum (TKU).

Lalu apa perbedaan setiap tingkatan pramuka tersebut? Ayo simak ulasan berikut ini untuk mencari tahu lebih rinci.

Tingkatan Pramuka

Praja Muda Karana atau pramuka merupakan organisasi nonformal yang tujuannya adalah untuk membentuk karakter, keterampilan serta kepribadian generasi muda Indonesia, melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan.

Di Indonesia sendiri pramuka menjadi organisasi kepanduan tertua yang didirikan pada tanggal 14 Agustus 1961.

Terdapat urutan tingkatan pramuka, setiap tingkatannya mempunyai perbedaan dan tujuan yang berbeda.

Kegiatan pramuka sendiri telah menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di setiap sekolah mulai dari SD hingga SMA. Bahkan, kegiatan pramuka salah satu ekstrakulikuler yang wajib di beberapa jenjang satuan pendidikan.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 pasal 12, terdapat tingkatan pramuka atau jenjang pendidikan kepramukaan yaitu Siaga, Penggalang, penegak dan Pandega.

Nah, berikut ini adalah ulasan tingkatan pramuka di Indonesia beserta pengertiannya.

Siaga

Tingkatan pramuka pertama adalah Siaga, dimana anggotanya berusia 7 hingga 10 tahun.

Nama Siaga berasal dari kata “siap” yang diambil dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia, pada saat era kemerdekaan. Dimana rakyat Indonesia menyiagakan dirinya untuk mendapat kemerdekaan, salah satu perjuangannya adalah dengan membentuk organisasi yang dikenal dengan nama organisasi Boedi Oetomo di tahun 1908.

Terdapat tiga SKU yang ada dalam tingkatan ini yaitu:

  • Siaga Mula, saat anggota siap memulai kegiatan pramuka.
  • Siaga Bantu, saat anggota siap membantu diri sendiri serta orang lain.
  • Siaga Tata, saat anggota siap mengatur diri sendiri serta lingkungannya.

Anggota tingkatan Siaga memiliki lambang berupa segitiga sama sisi yang berwarna dasar kuning serta ada garis tepi berwarna hijau. Arti dari lambang tersebut adalah:

  • Segitiga melambangkan ketuhanan, persaudaraan dan kemanusiaan
  • Warna kuning melambangkan keceriaan dan kegembiraan.
  • Warna hijau melambangkan keharmonisan.

Satuan terkecil dari pramuka siaga disebut dengan barung, yang terdiri dari enam hingga sepuluh anggota, yang dipimpin oleh seorang pimpinan barung.

Penggalang

Pada tingkatan pramuka Penggalang diisi dengan anggota yang berusia antara 11 hingga 15 tahun. Penggalang diambil dari kata menggalang yang mengabarkan penggalangan persatuan seluruh rakyat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.

Pemersatuan diri rakyat Indonesia terinspirasi dari peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 223.

Sedangkan anggota pada tingkatan ini adalah mereka yang pada usianya masih dapat ditemukan beberapa sikap seperti keingintahuan yang tinggi, aktif, semangat yang kuat, serta suka berkelompok. Hal tersebut yang menjadi salah satu ciri dalam tingkatan pramuka penggalang.

Terdapat 3 SKU, yang ada pada tingkatan penggalang yaitu.

  • Penggalang Ramu, anggota siap berlatih dan belajar.
  • Penggalang Rakit, anggota sap untuk membuat atau menghasilkan sesuatu secara mandiri dan kreatif.
  • Penggalang Terap, anggota siap untuk menerapkan serta mengabdikan dirinya.

Sedangkan lambang penggalang adalah segitiga sama sisi yang memiliki warna dasar hijau dengan garis tepi berwarna kuning.

Segitiga melambangkan kemanusiaan, kebutuhan serta persaudaraan. Warna hijau akan melambangkan kesegaran dan harmonisasi. Wara kuning  melambangkan keceriaan.

Satuan terkecil dalam Penggalang disebut dengan regu yang isinya ada 8 anggota yang dipimpin oleh pimpinan regu atau pinru.

Penegak

Dalam urutan tingkatan pramuka Penegak anggotanya rata-rata berusia 16 hingga 19 tahun. Istilah ini terinspirasi pada masa sosial atau disebut dengan masa remaja awal yang merupakan masa pencarian jati diri seseorang.

Sedangkan istilah penegak diambil dari proses kemerdekaan Indonesia. satuan kelompok pramuka penegak terdiri dari 3 hingga 4 sangga dimana setiap sangga terdiri dari 4 hingga 8 anggit.

Sangga merupakan kelompok, atau diartikan sebagai penopang kegiatan yang dilakukan. sangga juga dapat diartikan sebagai rumah kecil tempat merencanakan sebuah kegiatan.

Satu sangga dipilih oleh pimpinan yang disebut dengan pradana. Dalam tingkatan ini dikenal dengan berbagai peminatan yang dapat diikuti itu saka Bahari, saka Bhayangkara, Saka Dirgantara, saka Kencana, saka Taruna bumi, Saka Bakti Husada, saka Wana Bakti, saka Wira Kartika, dan beberapa skala lainnya. Setiap saka memiliki keunikan dan karakteristiknya masing-masing, setiap anggota saka akan mendapatkan keterampilan tertentu.

Penegak mempunyai dua tingkatan SKU yaitu Penegak Bantara (anggota siap membantu dan menolong), serta Penegak Laksana (anggota siap menjadi pelaksana dna penggerak).

Satuan terkecil dalam penegak disebut dengan patroli. Beberapa patroli dihimpun dalam satuan yang disebut dengan ambalan. Lambang penegak berupa segitiga sama sisi, berwarna dasar merah dan memiliki garis tepi putih. Segitiga melambangkan keutuhan, warna merah melambangkan keberanian dan semangat, serta warna putih melambangkan kejujuran dan kesucian.

Pandega

Tingkatan pramuka keempat adalah Pandega yang diperuntukkan untuk anggota berusia 21 hingga 25 tahun. Pandega diambil dari kata “mandegani” yang menggambarkan sikap mempelopori pembangunan bangsa Indonesia.

Pada tingkat Pandega ini maka anggota pramuka dapat disebut sebagai pembina.

Dalam tingkatan ini hanya ada satu SKU yaitu Pandega artinya anggota siap menjadi pemimpin dan pengawas.

Satuan terkecil dalam Pandega disebut dengan raka, yang terdiri dari 8 anggota yang dipimpin oleh seorang pinra.

Beberapa raka dihimpun dalam satuan bernama racana yang dipimpin oleh pinrac. Raka pandega biasanya diberi nama dengan nama-nama tokoh nasional atau pahlawan.

Lembang pandega adalah segitiga sama sisi dengan warna dasar putih serta garis tepi merah. Dimana warna putih melambangkan kesucian dan kejuruan, warna merah melambangkan keberanian dan semangat serta segitiga melambangkan persaudaraan, kemanusiaan dan ketuhanan.

Demikian adalah keempat urutan tingkatan pramuka beserta penjelasannya.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *