Don't Show Again Yes, I would!

Pengertian Cerita Rakyat, Ciri-ciri, Unsur Intrinsik dan Jenisnya

Pernahkah kamu membaca atau mendengarkan cerita Sangkuriang atau Malin Kundang? Jenis cerita tersebut merupakan salah satu jenis cerita rakyat.

Judul-judul cerita rakyat sudah tidak asing lagi di Indonesia, karena banyak digunakan dalam berbagai jenis teks dan diceritakan dari mulut ke mulut.

Namun, apakah kamu sudah memahami pengertian cerita rakyat itu? Artikel kali ini kita akan mempelajari tentang pengertian, ciri-ciri dan jenis cerita rakyat.

Pengertian Cerita Rakyat

Pengertian cerita rakyat adalah sebuah kisah atau cerita yang berkembang luas dari mulut ke mulut yang berasal dari masyarakat zaman dahulu.

Jenis cerita ini termasuk dalam warisan budaya, sehingga perlu dilestarikan oleh generasi muda. Cerita rakyat merupakan kisah atau cerita fiktif, sehingga tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Hal ini juga dikarenakan jenis cerita ini tidak diketahui pengarangnya.

Cerita rakyat biasanya mengisahkan unsur lokal suatu daerah, dimana kisahnya dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Sebagai warisan budaya, kita harus tetap melestarikan enggan membaca dan menceritakan kembali cerita-cerita rakyat yang ada. Penyampaian jenis cerita ini secara umum dilakukan secara lisan.

Sebuah cerita rakyat dapat berkembang luas karena diturunkan dari generasi ke generasi.

Ciri-ciri Cerita Rakyat

Apakah perbedaan cerita rakyat dan dongeng? Ternyata cerita rakyat dan dongeng memiliki perbedaan, seperti ada atau tidaknya pengarang. Untuk mengetahui sebuah kisah termasuk dalam cerita rakyat atau bukan dapat dilihat dari ciri-cirinya.

Nah, berikut ini adalah ciri-ciri cerita rakyat.

Bersifat Imajinatif

Cerita rakyat tidak dapat dibuktikan secara ilmiah kebenarannya. Sehingga sifat dari ceritanya adalah fiktif atau imajinatif.

Disebarkan Secara Lisan

Cerita rakyat berkembang luas di masyarakat lewat lisan ke lisan. Oleh karena itu cerita ini disebut dengan sastra lisan. Jadi, kisahnya disebarkan lewat mulut ke mulut.

Tidak Diketahui Pengarangnya

Ciri cerita rakyat adalah bersifat anonim karena tidak diketahui pengarangnya. Hal ini dikarenakan cerita rakyat diceritakan secara lisan, orang akan menceritakan sebuah kisah yang tanpa disebutkan pengarangnya.

Disampaikan Turun Temurun

Cerita rakyat disampaikan secara turun menurun, sehingga kita dapat mengetahui kisah-kisah hingga sekarang.

Mengandung Nilai Luhur

Ciri selanjutnya adalah mengandung nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat. Contohnya kisah Malin Kundang mengajarkan kita untuk berbakti kepada Ibu, dan jangan pernah menyakiti sosok Ibu.

Memiliki Banyak Versi

Dikarenakan berkembang melalui lisan, sehingga cerita rakyat memiliki berbagai versi. Terkadang setiap daerah memiliki versi kisahnya, atau diceritakan dari berbagai sudut pandang.

Unsur Intrinsik Cerita Rakyat

Sebagai sebuah kisah tentu cerita rakyat juga mempunyai unsur-unsur intrinsik. Berikut ini adalah unsur intrinsiknya.

Tokoh

Dalam cerita rakyat terdapat tokoh dan penokohan sebagai pendukung dan pembangun cerita. Tokoh adalah pelaku cerita yang menghidupkan jalan ceritanya. Penokohan penggambaran tokoh atau perwatakan dari pelaku cerita.

Alur

Alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita. Peristiwa dari sebuah kisah saling berhubungan secara runtut mengenai jalan cerita. Terdapat tiga alur dalam sebuah cerita yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

Alur maju adalah alur yang menceritakan dari masa yang akan datang atau dari masa lalu ke masa depan. Alur mundur adalah alur yang menceritakan masa lalu, ceritanya merupakan kilas balik. Alur campuran adalah gabungan dari alur maju dan alur mundur.

Latar

Latar adalah setting tempat, waktu dan suasana yang digambarkan dalam sebuah cerita rakyat.

Sudut Pandang

Sudut pandang dapat berupa sudut dengan orang pertama, sudut pandang orang kedua atau ketiga.

Pesan dan amanat sebuah cerita rakyat pasti terkandung amanat dan pesan didalamnya. Amanat yang terkandung dalam sebuah cerita rakyat dapat berupa nilai sosial, nilai budaya, atau nilai moral.

Jenis-jenis Cerita Rakyat

Cerita rakyat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain adalah sebagai berikut.

Fabel

Cerita rakyat yang tokoh atau pelaku nya adalah hewan yang digambarkan berperilaku seperti manusia.

Mite

Mite atau mitos adalah cerita didalamnya terdapat unsur mistis atau sakral. Contoh dari mite adalah kisah Nyi Roro Kidul.

Legenda

Legenda adalah sebuah cerita yang didalamnya menceritakan asal usul terjadinya suatu tempat atau kejadian yang populer di tengah masyarakat. Contoh dari legenda adalah Asal Usul Danau Toba, Asal Usul Kota Banyuwangi.

Sage

Sage merupakan cerita tentang kepahlawanan atau terdapat unsur sejarah di dalamnya. Contoh dari sage adalah Jaka Tingkir, Ciung Wanara dan Hikayat Hang Tuah.

Cerita Jenaka

Seperti namanya cerita jenaka mengisahkan kejadian lucu yang dialami oleh tokoh. Contohnya adalah kisah populer tentang Si Kabayan.

Demikian adalah pengertian, ciri-ciri, unsur instru=isnik dan jenis-jenis cerita rakyat.

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *