Don't Show Again Yes, I would!

Struktur Teks Anekdot: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-ciri

Pernahkah kamu membaca sebuah cerita pendek yang berisi tentang fenomena tertentu? Jika pernah kemungkinan kamu telah membaca teks anekdot.

Teks anekdot sekarang dapat ditemukan pada berbagai media sosial, berupa kisah lucu atau sindiran. Jika kamu ingin membuat jenis teks ini maka harus mengetahui ciri-ciri, tujuan dan strukturnya.

Nah, berikut ini kita akan mempelajari tentang struktur teks anekdot beserta pengertian dan ciri-cirinya.

Pengertian Teks Anekdot

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian teks anekdot adalah sebuah cerita singkat yang menarik, bersifat lucu dan mengesankan.

Cerita lucu dalam jenis teks ini dibuat berdasarkan apa yang terjadi di dunia nyata, sehingga banyak kita temukan teks ini dengan tujuan sindiran atau kritik.

Pengertian teks anekdot adalah sebuah cerita atau kisah yang menceritakan tentang suatu peristiwa atau fenomena yang lucu, bertujuan untuk membuat pembaca tertawa atau menerangkan sebuah topik.

Selain bersifat lucu, teks anekdot dapat memiliki berbagai maksud dapat berupa sindiran atau kritik.

Sebuah kejadian nyata akan dijadikan landasan dalam menyajikan sebuah teks anekdot, dengan ditambahi unsur yang menghibur dan lucu. Unsur yang lucu ini dapat berupa rekaan seperti tokoh atau setting tempat.

Misal sebuah teks anekdot menceritakan tentang percakapan hewan seperti kucing, anjing, burung namun yang dibicarakan adalah tentang kritikan soal korupsi, yang digunakan untuk menyindir tokoh penting.

Tujuan Teks Anekdot

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa teks anekdot bertujuan menghibur pembaca, namun dalam penerapannya jenis teks ini juga mempunyai tujuan lain antara nya adalah sebagai berikut.

Sarana hiburan

Tujuan teks anekdot adalah untuk menghibur pembaca, karena bersifat lucu. Teks jenisni biasanya memberikan keceriaan pada pembacanya.

Sarana kritik

Teks anekdot juga sering digunakan sebagai kritik tentang sebuah peristiwa atau ditunjukkan pada seorang tokoh. Dengan menggunakan struktur teks anekdot kritik akan dibuat dengan sentuhan kelucuan, sehingga pembaca sekaligus mendapatkan informasi dan terhibur.

Sebagai peringatan

Peringatan yang disampaikan dengan bahasa kaku biasanya tidak dibaca . Namun, jika dibuat dengan teks anekdot, maka perintah akan terkesan santai dan mudah dipahami oleh banyak orang. Sehingga akan lebih banyak yang tertarik dan mengikuti aturan atau perintah yang telah ditulis.

Untuk menginspirasi

Tujuan lain teks anekdot adalah untuk memberikan inspirasi pada seseorang. Jenis teks berupa cerita pendek yang sarat akan makna, akan memberikan inspirasi pada pembaca.

Ciri-ciri Teks Anekdot

Agar kamu lebih memahami tentang teks anekdot, maka perlu memperhatikan ciri-cirinya. Kamu akan mengetahui jenis suatu teks dengan memperhatikan ciri-ciri yang sesuai.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri teks anekdot.

  • Berupa cerita pendek atau kisah singkat.
  • Dapat menghibur pembaca.
  • Menceritakan kisah atau fenomena yang menarik.
  • Cerita berupa humor atau diselingi dengan unsur kelucuan.
  • Dapat bersifat menyindir.
  • Mempunyai tujuan tertentu.
  • Menceritakan kisah yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
  • Cerita bersifat realistis.

Struktur Teks Anekdot

Terdapat enam struktur yang digunakan untuk menyusun sbeuah teks anekdot. Kamu dapat menyajikan jenis teks ini menggunakan struktur berikut ini.

Abstrak

Abstrak adalah bagian pertama dalam teks anekdot, yang berisi gambaran awal tentang keseluruhan cerita. Abstrak berada di bagian awal paragraf, yang menyajikan beberapa hal seperti tokoh dan mengandung gambaran isi cerita secara singkat.

Orientasi

Struktur kedua teks anekdot adalah bagian orientasi atau awal kejadian sebuah cerita. Orientasi akan menjelaskan latar belakang terjadinya suatu peristiwa. Awal mula sebuah cerita terjadi dijelaskan dalam bagian ini.

Event

Event merupakan bagian rangkaian peristiwa yang diceritakan dalam sebuah teks anekdot.

Krisis

Bagian ini berisi masalah utama dalam teks anekdot yang berupa munculnya masalah pertama, dalam bagian ini dijelaskan mengenai masalah utama dalam teks.

Reaksi

Reaksi adalah bagian teks anekdot yang digunakan untuk melengkapi sebuah cerita. Bagian ini biasanya berupa penyelesaian masalah yang telah terjadi dalam bagian sebelumnya.

Koda

Bagian akhir dalam teks anekdot disebut dengan koda. Koda merupakan bagian keseluruhan cerita yang telah tersampaikan. Koda juga sebagai penutup yang biasanya berupa pesan dan kesimpulan dari penulis cerita, untuk disampaikan pada pembaca.

 

 

 

Share:

Lala

seorang penulis artikel yang telah memiliki pengalaman selama 2 tahun di bidang content writing. Dengan keahlian yang terus berkembang, dia mampu menyajikan informasi secara jelas dan menarik. Dengan dedikasinya dalam dunia penulisan, Koci telah mengumpulkan beragam pengalaman, termasuk penelitian, pengoptimalan SEO, dan penanganan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *