Don't Show Again Yes, I would!

Tips Lolos Seleksi dengan Mudah di Program Guru Penggerak

Program guru penggerak menjadi salah satu agenda penting bagi para guru yang ingin menjadi kepala sekolah. Pasalnya, program tersebut memiliki “jalur cepat alias jalur tol” untuk para calon kepala sekolah. 

Itu sebabnya, banyak para guru yang tertarik untuk mengikuti program pendidikan guru penggerak ini. Walaupun demikian, tidak mudah untuk bisa lolos seleksi dari program pendidikan yang satu ini. 

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh setiap peserta yang mengharuskan Anda untuk mengerahkan segala upaya agar bisa mengikuti program ini, termasuk menerapkan berbagai tips yang jitu. Berikut informasinya. 

Baca juga: apa itu PPPK

Pengertian Program Guru Penggerak

Program pendidikan guru penggerak

Sebelum membahas tentang berbagai tips agar bisa melalui melewati semua seleksi, Anda harus memahami terlebih dahulu apa itu yang dimaksud guru penggerak. 

Merupakan sebuah program pendidikan guru yang harus dijalani selama 6 bulan untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan yang dilakukan secara online (daring), lokakarya (workshop), pendampingan, dan konferensi. 

Dikutip dari laman Sekolah Penggerak, calon guru penggerak tetap harus mengajar sebagai guru sehari-hari selama mengikuti pelatihan yang dirancang oleh Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) ini. 

Dalam pelatihan tersebut, peserta program guru penggerak harus mampu menerapkan Merdeka Belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan demi mewujudkan sebuah pendidikan yang berpusat pada murid. 

8 Tips Lolos Tahap Seleksi Guru Penggerak

Anda harus melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat jika ingin mengikuti pelatihan dalam program pendidikan guru penggerak. Mulai dari seleksi dalam hal kelengkapan administrasi, pengisian esai, mengikuti simulasi mengajar, serta seleksi wawancara. 

Semua itu tentunya membutuhkan keterampilan serta kecakapan agar bisa melewatinya dengan baik. Selain itu, Anda juga harus memiliki mental dan daya tahan yang kuat serta tips agar lolos seleksi. 

Berikut ini delapan tips yang bisa diterapkan untuk bisa mengikuti program pendidikan guru penggerak.

Aktif  Bertanya

Sebelum mengikuti pendaftaran program guru penggerak, Anda harus secara aktif bertanya kepada para guru yang pernah mengikuti program pendidikan ini. Selain itu, Anda juga bisa mencari informasi seputar program tersebut, misalnya saja melalui grup-grup yang ada di media sosial. 

Cek Berkala SIMPKB

Tips kedua adalah secara berkala layanan yang berkaitan dengan program pendidikan guru penggerak yaitu SIMPKB. Sebab, setiap informasi seputar pendaftaran serta status pendaftaran lanjutan berada pada layanan ini. 

Misalnya, untuk pendaftaran angkatan 9 dan 10 pendaftaran seleksi program pendidikan guru penggerak dibuka mulai 12 Desember 2022 – 10 Januari 2023. 

Sedangkan untuk rekrutmen pengajar praktik atau fasilitator pendaftarannya telah dibuka sejak 21 November 2022 hingga 10 Januari 2023. 

Program guru penggerak

Cermati Syarat yang Harus Dilengkapi saat Mendaftar Program Guru Penggerak

Jika telah mengetahui jadwal pendaftarannya, tips berikutnya adalah menyiapkan semua persyaratan yang dibutuhkan seperti KTP, ijazah, dan lain sebagainya. Perhatikan juga apakah ada persyaratan lain yang mungkin akan diperlukan sebelum melakukan pendaftaran. 

Pasalnya, jika ada satu saja persyaratan yang tidak lengkap akan membuat Anda gugur secara otomatis sebagai calon guru penggerak. 

Contohnya, salah satu syarat untuk bisa mengikuti seleksi program pendidikan ini adalah telah menjadi guru minimal selama 5 tahun. Selain itu, usia calon guru penggerak saat mendaftar di program tersebut juga tidak boleh lebih dari 50 tahun. 

Sebelum mengunggah dokumen persyaratan di aplikasi pendaftaran program guru penggerak, sebaiknya teliti kembali dan periksa kembali serta pastikan bahwa tulisan pada hasil scan dokumen bisa terbaca dengan jelas. 

Jangan lupa untuk memantau terus semua hal yang berkaitan dengan program tersebut, misalnya saja tentang jadwal wawancara, pengisian esai, atau jaswal simulasi mengajar

Pengisian Esai

Jika Anda lolos di tahap pendaftaran dan telah memasuki tahap esai, sebaiknya pahami dengan baik setiap pertanyaan yang tertera. Ada beberapa poin yang perlu Anda ketahui, antara lain: 

Jawab dengan Jujur

Jawablah setiap pertanyaan secara jujur sesuai dengan kenyataan yang ada. Jawaban tersebut juga harus sesuai permintaan dan langsung ke pointnya saja, tidak perlu melebar kemana-mana.

Sebab, setiap jawaban yang telah ditulis akan di kroscek kembali oleh asesor pada tahap wawancara program guru penggerak. Ingat, Jangan sampai Anda mengosongkan jawaban, khususnya pada butir pengalaman saat mengikuti pelatihan.  

Anda bisa mengisi butir pengalaman tersebut dengan tiga atau 5 poin yang terbaru dan Anda anggap paling relevan dengan program tersebut. Bisa jadi hal tersebut akan menjadi poin plus bagi Anda. 

Intinya, tidak perlu mengisi hal yang spektakuler pada pengisian esai namun tidak pernah dilakukan karena ada kemungkinan justru membuat Anda blank pada sesi wawancara. 

Salin Jawaban 

Poin yang kedua agar lolos seleksi program guru penggerak adalah menyalin jawaban esai Anda pada MS. Word sebelum melakukan submit. 

Ini untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik atau jaringan yang tiba-tiba mati sehingga menyebabkan kerugian karena telah mengisi esai namun tiba-tiba hilang begitu saja. 

Gunakan Laptop atau PC

Saat melakukan pengisian esai sebaiknya menggunakan laptop atau PC. Kedua perangkat tersebut dianggap lebih mudah, lebih jelas, dan lebih nyaman digunakan dibandingkan menggunakan ponsel. 

Sebab, Anda akan lebih mudah dalam memantau jumlah kata yang telah diketikkan, karena dalam pengisian esai terdapat minimal dan maksimal jumlah kata yang harus ditulis.     

Simulasi Mengajar

Salah satu tahapan dalam program guru penggerak adalah simulasi mengajar. Pada pembelajaran ini nantinya akan berpusat pada siswa dan tidak boleh tergantung pada guru. 

Misalnya, dengan menggunakan metode belajar berbasis proyek. Anda bisa mencari referensi pembelajaran yang metodenya berpusat pada siswa dari berbagai sumber seperti dari YouTube, buku, atau bertanya ke guru lain. 

Jika ingin nilai plus, Anda bisa memanfaatkan bahan bekas seperti kardus, kertas koran, atau bahan lainnya sebagai media pembelajaran. 

Berlatih dengan Kamera Ponsel

Mimik wajah dan gaya saat mengajar memiliki poin yang harus diperhatikan. Agar bisa lolos seleksi program guru penggerak, Anda bisa melatih mimik wajah, gaya yang mengajar, berinteraksi, serta improvisasi melalui kamera ponsel. 

Dengan demikian, Anda bisa melihat apakah gaya mengajarnya sudah oke atau ada yang perlu diperbaiki lagi. Selain itu, gunakan timer (pengatur waktu) saat berlatih karena dalam simulasi mengajar hanya membutuhkan waktu 10 menit. 

Jadi, maksimalkan waktu yang singkat tersebut untuk membuat siswa merasa senang mengikuti pelajaran.  

Memiliki Jiwa Pemimpin

Saat menjadi guru penggerak, Anda dituntut untuk mempunyai pengetahuan dan keterampilan melebihi guru lainnya. Selain itu, Anda pun harus mampu berkomunikasi dengan baik dan memiliki jiwa pemimpin. 

Pasalnya, salah satu tugas yang diemban oleh peserta program guru penggerak adalah untuk menggerakkan rekan-rekan guru agar memberikan pendidikan secara maksimal kepada para siswa. 

Berdaya Juang Tinggi

Tips terakhir agar peluang lolos seleksi program pendidikan guru penggerak semakin besar adalah harus memiliki daya juang yang tinggi. Pasalnya. antara realita dan praktek tentu memiliki perbedaan yang cukup besar. 

Selain itu, Anda juga harus rela berkorban, misalnya saja dalam hal materi dan waktu. Sebab, dalam beberapa kesempatan ada kemungkinan Anda harus merelakan waktu atau bahkan uang agar bisa menggerakkan guru lain. 

Itulah kedelapan tips yang perlu Anda lakukan jika ingin mengikuti program guru penggerak. Intinya, siapkan mental, lengkapi semua persyaratan, serta tingkatkan pengetahuan dan keterampilan. Semoga sukses.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *